Medan, hariandialog.co.id.- Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa
Rajekshah alias Ijeck, berharap seluruh kader dari tingkat provinsi
sampai akar rumput ikut memanaskan mesin partai untuk capai kemenangan
60 persen di Pilkada nanti. “Partai Golkar targetkan menang 60 persen
pada pemilihan gubernur, bupati dan wali kota di Sumut,” ujarnya.
Disamping itu katanya, DPD Partai Golkar Sumatera Utara
menunjuk Bupati Asahan, Surya, menjadi bakal calon wakil gubernur
Sumut mendampingi Bobby Nasution di Pilgub 2024. “Kami sepakat dari
partai koalisi, karena Bobby dari Gerindra, maka pasangannya dari
Golkar. Bobby juga tidak keberatan menerimanya,” kata Ketua DPD Partai
Golkar Sumut Musa Rajekshah alias Ijeck pada Senin, 15 Juli 2024.
Hal itu disampaikan Ijeck usai menghadiri Bimbingan Teknis
Anggota DPRD dan Calon Anggota DPRD Terpilih Fraksi Golkar se-Sumut di
Hotel JW Marriot, Medan. Menurutnya, penunjukan Surya setelah
berkonsultasi dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto.
Alasan dipilihnya Surya, menurut Ijeck, karena Bupati Asahan
dua periode ini adalah kader tulen partai sejak 1978. Surya juga
dianggap berpengalaman di pemerintahan sebagai wakil bupati dan
bupati. “Umurnya juga sudah sangat matang. Beliau juga bersedia karena
tidak ikut Pilkada. Ini bentuk keseriusan Partai Golkar mendukung Pak
Bobby dan siap bekerja untuk menenangkan keduanya,” kata Ijeck.
Sementara itu, Bobby Nasution mengaku, penunjukan Surya
menjadi titik terang dari banyaknya nama-nama yang akan mewakilinya.
Dirinya meminta seluruh kader Golkar Sumut mendukungnya dan
mengizinkannya menjadi bagian dari tagline partai: Golkar Menang,
Rakyat Sejahtera. “Penunjukan Pak Surya sudah mendapat restu Pak
Airlangga dan sudah disampaikan Bang Ijeck. Ini sudah terang. Atas
nama pribadi, saya meminta izin jadi bagian dari slogan Partai Golkar.
Mudah-mudahan bisa kita wujudkan bersama,” katanya tulis tempo.
Bobby Nasution tahun ini maju dengan dukungan Partai
Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PKB dan PKB. Usai penunjukan Surya
sebagai pendampingnya, Bobby menunggu tindaklanjut dari Golkar untuk
diputuskan bersama dengan partai pengusung lainnya. “Setelah hari ini,
saya dan Partai Gerindra menunggu kelanjutannya,” imbuhnya. (dika-01).
