Jakarta, hariandialog.co.id.- Komisi Yudisial (KY) mengumumkan
hasil akhir proses seleksi yang dijalankan sejak awal tahun 2025.
Sementara itu, Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, M. Taufiq
HZ, mengumumkan 13 calon Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc HAM yang telah
lulus seleksi, yaitu untuk :
Kamar Pidana:
Alimin Ribut Sujono (Hakim Tinggi, Pengadilan Tinggi Banjarmasin),
Annas Mustaqim (Hakim Tinggi, Badan Pengawasan MA), Julius Panjaitan
(Hakim Tinggi, Pengadilan Tinggi Bengkulu), dan Suradi (Hakim Tinggi,
Badan Pengawasan MA).
Kamar Perdata:
Ennid Hasanuddin (Hakim Tinggi MA), dan Heru Pramono (Hakim Tinggi MA)
Kamar Agama:
Lailatul Arofah (Hakim Tinggi, Badan Pengawasan MA), dan Muhayah
(Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda).
Kamar Tindak Pidana Korupsi:
Agustinus Purnomo Hadi (Hakim Ad Hoc Tipikor MA)
Kamar Tata Usaha Negara:
Hari Sugiarto (Hakim Tinggi, Direktorat Jenderal Badan Peradilan
Militer dan TUN)
Kamar Tata Usaha Negara Khusus Pajak:
Budi Nugroho (Hakim Pengadilan Pajak), Diana Malemita Ginting (Auditor
Utama Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan), dan Triyono Martanto
(Hakim Pengadilan Pajak)
Hakim Ad Hoc HAM:
Agus Budianto (Dosen Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan),
Bonifasius Nadya Arybowo (Hakim Ad Hoc Tipikor pada Pengadilan Negeri
Bandung), dan Moh. Puguh Haryogi (Dosen Fakultas Hukum Universitas
Muhammadiyah Malang).
Taufiq menegaskan keputusan KY ini bersifat final dan tidak
dapat diganggu gugat.
Setelah pengumuman ini, kata Taufiq KY sudah berkirim surat
kepada DPR RI untuk memulai tahap berikutnya yaitu uji kelayakan dan
kepatutan (fit and proper test) sebelum mendapat persetujuan.
“Selanjutnya, kewenangan penentuan selanjutnya berada di DPR
untuk memproses lebih lanjut,” ujarnya, (tob-01)
