Jakarta, hariandialog.co.id.- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
mengatakan bahwa kementerian tengah mengintegrasikan layanan pembuatan
akta kelahiran dengan rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan
(Kemenkes).
Dengan demikian, ia berkata, pembuatan akta kelahiran bisa dilakukan
tanpa harus ke Dinas Dukcapil setempat.
Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Mendagri Wacanakan
Pembatasan Biaya Kampanye
Tito menjelaskan bahwa integrasi layanan pembuatan akta kelahiran ini
akan dirilis pada akhir pekan ini. Langkah ini dilakukan untuk
memudahkan masyarakat dalam membuat akta kelahiran.
“Kita ingin membuat masyarakat lebih mudah lagi. Ini mohon dipahami
oleh rekan-rekan semua mumpung kumpul ini. Kemarin saya diskusi dengan
Pak Menteri Kesehatan untuk membuat masyarakat lebih mudah lagi,” kata
Tito dalam sambutan di acara Rakornas Dukcapil dan Rilis Data
Kependudukan Semester I tahun 2026, Senin, 3-08-2026.
Tito berkata, pembuatan akta kelahiran saat ini diharuskan
para orang tua datang ke Kantor Dinas Dukcapil setempat. Menurutnya,
hal itu membuat masyarakat repot.
“Sekarang kami mau mengintegrasikan dengan Menkes. Nanti launching
hari Jumat. Yaitu, setiap anak yang lahir di fasilitas kesehatan
Kemenkes, baik di rumah sakit pusat, rumah sakit daerah, Puskesmas,
kita connect,” ucap Tito.
“Begitu dia lahir, maka nanti dari Kemenkes menyampaikan informasi
kepada Dukcapil, Dukcapil nanti akan mengeluarkan langsung surat akte
kelahirannya online disampaikan, bisa di-email ke orang tuanya atau
di-email ke siapa… nomor email yang diberikan oleh orang tuanya,
karena enggak semuanya punya email,” imbuhnya.
Tito berkata, integrasi layanan ini merupakan terobosan baru untuk
memudahkan masyarakat. Hal ini juga ditujukan untuk mencegah “praktik
lancung” petugas Dukcapil yang memungut biaya dalam pembuatan akta
kelahiran.
“Ya, yang jelas, teman-teman Dukcapil enggak bisa main-main lagi,
orang yang mau buat akte kelahiran diduitin, janganlah,” pungkas Tito,
tulis idx. (pitta-01)
