Jakarta, hariandialog.co.id.- – Menteri Koordinator Bidang Politik
dan Keamanan (Polkam) Budi Gunawan mengungkap jumlah pengguna narkoba
di Indonesia cukup besar, mencapai 3,3 juta orang. Bahkan, kata Budi,
perputaran uang tindak pidana pencucian uang narkoba selama 2022-2024
nilainya tidak main-main, menyentuh Rp 99 triliun.
Hal itu disampaikan Budi Gunawan dalam konferensi pers di
Mabes Polri, Kamis (5-12-2024). Budi Gunawan mulanya memaparkan bahwa
peredaran narkoba di Indonesia kini masuk ke daerah-daerah terpencil.
“Jumlah pengguna narkoba di Indonesia cukup besar dan peredarannya
semakin meluas, tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga sudah
menjangkau di daerah-daerah terpencil,” kata Budi.
Budi Gunawan menerangkan, pada 2024, angka penyalahgunaan
narkoba di Indonesia mencapai 3,3 juta. Angka ini didominasi oleh
generasi muda usia 15 hingga 24 tahun. “2024, angka prevalensi
penyalahgunaan narkoba di Indonesia telah mencapai 3,3 juta, yang
didominasi oleh generasi muda, terutama remaja yang berusia 15 hingga
24 tahun,” kata Budi Gunawan.
Budi mengungkap total perputaran dana tindak pidana pencucian
uang narkoba mencapai Rp 99 triliun. Hal itu berdasarkan laporan
intelijen keuangan selama 2022-2024.
“Berdasarkan laporan intelijen keuangan, dalam kurun waktu periode
tahun 2022-2024, total perputaran dana tindak pidana pencucian uang
narkotika mencapai Rp 99 triliun,” ungkapnya.
Budi menegaskan Desk Pemberantasan Narkoba akan terus
melakukan penindakan dan penegakan hukum secara masif dan keras. Di
mana, hal itu, kata Budi Gunawan, untuk menindaklanjuti arahan Prabowo
Subianto. “Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden Prabowo, maka Desk
Pemberantasan Narkoba akan terus melakukan upaya-upaya penindakan dan
penegakan hukum secara lebih masif dan keras termasuk penelusuran dan
pemblokiran dana, penerapan pasal TPPU bagi pengedar dan bandar,”
tegasnya tulis dtc.
Pemberantasan narkoba menjadi salah satu program dalam Asta
Cita Presiden Prabowo Subianto. Program dan arahan Prabowo itu
ditindaklanjuti Menko Polkam Budi Gunawan dengan membentuk Desk
Pemberantasan Narkoba. Desk itu dipimpin langsung oleh Kapolri
Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (bing-01)
