Bekasi, hariandialog.co.id – Sejumlah pengurus dan anggota yang tergabung dalam Punguan Parsahutaon Marsada (PPM) Jatiasih, Kota Bekasi, atau kumpulan arisan lintas marga bertetangga, mengadakan kunjungan besuk kepada 3 anggotanya yang sedang dalam pemulihan, pasca di rawat di sejumlah rumah sakit, beberapa waktu lalu.
Hadir dalam kesempatan ini, ketua PPM Jatiasih, Josua Sitohang, Sekretaris pak Silaban, beserta istrinya br.Simanjuntak, pewarta R.Siburian / Br.Simamora, dan kaum bapak juga ibu- ibu.
Kunjungan pertama ke jalan Bina Asih 3, di rumah Ny. Hutagalung / Br. Sibarani saat ditemui pengurus dalam keadaan cukup sehat, namun jika melihat kondisinya, masih memerlukan pengobatan lanjutan dari dokter.
” Agak lumayan ma huhilala, alai tong dope perlu kontrol tu rumah sakit selanjutnya. Mauliate ma di hamu saluhutna, naro hamu tu bagas nami on, mamereng hami mulak sian rumah sakit,” tutur Ernita Sibarani janda mendiang Hutagalung, di dampingi 3 orang anaknya, Sabtu (18/1/2025).
Dia menuturkan keluhan sakitnya, yang dialami sekarang ini, cukup menyulitkannya dan membutuhkan penanganan yang komprehensif, mengingat riwayat penyakit yang dideritanya selain sakit lambung juga ada saraf kejepit. Karena kondisinya masih agak lemah, dia terpaksa harus menggunakan tongkat untuk menopang agar bisa berjalan.
Setelah itu, sekitar pukul 19.30 Wib, rombongan pengurus dan anggota Marsada, membesuk Keluarga Josua Sitohang / Br.Sagala, selaku ketua parsahutaon.
Sebelum memulai acara, terlihat tuan rumah mama Josua, cukup sibuk menyediakan makanan berupa pisang goreng dan tahu goreng serta tak ketinggalan minuman kopi dan teh manis, untuk dinikmati bersama.
Dalam kesempatan itu, ketua PPM J.Sihotang mengungkapkan perihal istrinya yang belum lama sakit dan di rawat di Rumah Sakit Fatmawati, Pondok Labu, Jakarta Selatan, tempat di mana istrinya br Sagala bekerja sebagai perawat.
Dia menambahkan bahwa kondisi istrinya perlu pemulihan, selain itu, masih ada beberapa keluhan yang lain, yang dialami istrinya, terutama di bagian kepala belakang dan menurutnya perlu penanganan pemeriksaan yang seksama dari dokter.
Di sini, sejumlah anggota diberikan waktu untuk menyampaikan kata- kata motivasi positif untuk br. Sagala agar senantiasa kita walaupun di saat kita bekerja, istirahat yang cukup, tetap perlu menjaga kesehatan dan jangan terlalu dibebani oleh pekerjaan tersebut.
Kunjungan terakhir, usai dari rumah keluarga J.Sitohang, rombongan ini, kemudian melangkah menuju kediaman Felik Siregar br. Sinaga.
Tepat pukul 20.30 wib, di rumah ini, pengurus bertemu Felik dan keluarganya, terlihat kondisi bapak Felix cukup membaik. Pasalnya, pak Felik Siregar sudah sering di rawat di sejumlah rumah sakit akibat diagnosa penyakit ginjal, dan hingga kini dia harus menjalani cuci darah.
Terakhir, sebelum berpisah dan bersalaman, akhirnya acara ini ditutup hanya dengan doa. Pengurus marsada mendoakan kepada tiga orang yang sakit ini, agar cepat mendapat kesembuhan dari Tuhan dan bisa kembali berakitifitas. (Ram).
