Teluk Bintuni, hariandialog.co.id.- Sebagai wujud kebersamaan dalam
rangka memperingati Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung RI ke-80,
Pengadilan Tinggi Papua Barat dipimpin Ketuanya Dr.Wayan Karya,
SH,Mhum, kerja bakti bergotong royong bersama seluruh jajaran keluarga
besar PN Manokwari.
Pengadilan Negeri Manokwari yang berada di Kabupaten
Teluk Bintuni, Papua Barat, sontak menjadi tambah indah dan terang
karena serentak bersih bersih bukan saja di dalam ruangan tapi juga di
sekeliling bangunan kantor tempat mencari dan memberikan pelayanan
keadilan.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua PT Papua Barat, Wayan
Karya, dengan didampingi jajarannya beserta Ketua PN Manokwari, Helmin
Somalay, beserta aparaturnya. “Di Peringatan HUT MA RI kali ini, kami
berinisiasi untuk kerja bakti secara gotong royong membersihkan tempat
sidang di Teluk Bintuni. Bukan hanya bersih tapi indah dipandang,”
Kata Ketua PT Papua Barat, Wayan Karya.
Memang, kata sang doktor hukum Wayan Karya mantan Ketua
PN Sidoarjo,PN Bekasi dan Hakim Tinggi Medan itu, walau PN Manokwari
termasuk terjauh karena jaraknya 307,4 Kilometer dari Kota Papua
Barat, tempatnya ada Pengadilan Tinggi. “Walau jauh tetap juga saudara
kita sesama keluarga besar warga Mahkamah Agung RI. Jadi di moment
memperingati HUT ke-80 ini kami turun dan bersama sama ada di PN
Manokwari ini,” kata I Wayan Karya.
Dr. Wayan Karya, SH,Mhum, untuk memberikan akses keadilan
dan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan layanan pengadilan. PN
Manokwari telah mengagas pendirian tempat sidang (zitting plaats) di
Teluk Bintuni pada tanggal 29 Desember 2007. Dan hingga saat ini
belum ada kepastian pendirian PN Teluk Bintuni, akan tetapi Pemerintah
Daerah Teluk Bintuni telah memberikan hibah tanah seluas 2 Hektar
kepada PN Manokwari yang nantinya akan menjadi cikal bakal PN Teluk
Bintuni. “Apresiasi untuk aparatur yang secara sukarela mengikuti
kerja bakti. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan
kenyamanan bagi pencari keadilan saat bersidang di Teluk Bintuni dan
semangat kerja bagi warga PN Manokwari,” terang Wayan Karya mantan
Wakil Ketua PT Bandung itu. (ris/tob).
