Depok,hariandialog.co.id.-Diduga kembali terjadi pada tahun 2024 ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) dalam penyerapan anggaran, melakukan bagi-bagi proyek melalui penunjukan langsung (PL) kepada beberapa pihak, termasuk diantaranya kepada sejumlah wartawan yang bertugas di Depok. Hal serupa juga ditenggarai kuat terjadi pada penyerapan anggaran di tahun 2023.
Sejumlah wartawan yang ditanyai Dialog, apakah mereka sudah dapat proyek dari Disidik Pemkot Depok, wartawan tersebut membenarkannya.
Bahkan dalam amatan Dialog pada Kamis (15/8/2024), terlihat 7 oknum wartawan sedang antri untuk mendapatkan panggilan dan diberikan proyek PL oleh pejabat Sarpas Dinas Pendidikan Kota Depok.
Sementara menurut sumber media kepada Dialog, bahwa bagi-bagi proyek dilakukan oleh oknum tertentu dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Depok. “Bagi-bagi proyek kepada orang yang bukan pemilik tanda daftar rekanan, itu sangat menyalahi aturan apalagi ke Profesi Jurnalis. Janganlah mentang-mentang proyek PL itu tidak melalui proses lelang terbuka, lantas ‘diberikan’ kepada oknum-oknum yang tidak memiliki tanda daftar rekanan (TDR),” ujar salah satu rekan wartawan Boby Cakra Bhayangkara news.
Bahkan seorang wartawan berinisial Ij menghubungi Dialog, melalui pesan seluler mengatakan, “bang sudah ke Dinas Pendidikan Depok belum, ada pembagian proyek pengadaan kaya tahun kemarin 2023. Coba datang ke Sarpras Disdik ketemu pak Hendy, tapi sebelum kesana hubungi dahulu ke Sekdis Pak Tarno minta arahannya.” Ujarnya.
Terkait dengan bagi-bagi proyek PL kepada oknum wartawan, Dialog mencoba mengkonfirmasikannya melalui pesan Wa, kepada Sekdis Pendidikan Kota Depok, Pak Tarno, Kamis (15/8/2024), Pak Tarno justru tidak menjawabnya terkecuali hanya menjawab “ Wa’alaikumsalam wr wb Di bidang Sarpras pak Nuhun”.
Sementara itu, Kabid Sarpas Pak Hendy dan pejabat lainnya tidak bisa ditemui dalam rangka konfirmasi, karena staf bernama Erik mengatakan; Pak Hendy sedang keluar kantor, dan langsung aja ke Pak Sekdis. Maka Dialog-pun mengatakan bahwa Pak Sedis menyuruh Dialog ke Sarpras, dan juga kepada Erik, Dialog mengatakan tujuannya untuk konfirmasi ke Kabid Sarpras, maka Erik-pun meninggalkan Dialog. (Tile)
