
Jakarta, hariandialog.co.id– Sel Tahanan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Kelas I A khusus, sementara (dua tahun) yang di Jalan Raya Ragunan No.23-A, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang baru dibuat mirip sangkar burung.
Hal itu dikomentari beberapa pengacara yang sedang menunggu giliran untuk mediasi. “Coba mirip sangkar burunglah.
Hanya di kasih jeruji besi supayan ngak bisa terbang. “Kan ngak salah kalau saya sebut sangkar burung. Kan coba ngak ada alas duduk dan juga toilet. Kan burung buang air besar dan kecil di tempat,”katanya yang hadir bersama kliennya.
“Coba lihat mereka duduk di lantai tanpa alas. Untung para tahanan itu pakai jelana panjang. Coba kalau pakai rok entah bagaimana jadinya apalagi tahanan pria bersebelahan. Jadi benar benar tidak manusiawi,” ungkap sang pengacara wanita yang tidak mau ditulis karena ada tiga perkaranya di PN Jaksel
Untuk itu, demi kemanusian dan HAM pihak Mahkamah Agung RI, turun dan melihat langsung keadaan dan kondisi tahanan PN Jakarta Selatan. “Kalau ada yang melaporkan ke Komnas HAM bisa menjadi perhatian dan mengambil langkah demi perbaikan HAM para insan yang belum tentu bersalah itu,” terang saya pengacara yang tidak mau namanya ditulia tapi berkomentar mau. (tob)
