Jakarta,hariandialog.co.id-Tiga orang jaksa gadungan yang diduga kuat melakukan pemerasan Rp 1 miliar, Jumat (12/8/22) ditangkap Tim Pengamanan Sumber Daya orng (SDO) Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) 53 Kejaksaan Agung, dan tim dari Kejari Jakpus.
Menurut Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana, Sabtu (12/8/22) kepada wartawan, ketiga jaksa gadungan tersebut berinisial, WI,RAF, dan FIP. “Ketiga pelaku mengaku-ngaku sebagai jaksa. Ketiganya sudah diamankan,” jelas Ketut Sumedana.
Masih menurut Kapuspenkum Kejakung ini, adapun pengamanan kepada ketiga pelaku dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh dari korban yang mengalami pemerasan. Namun tidak dijelaskan siapa korban dan dalam kasus apa sehingga korban diperas ketiga pelaku jaksa gadungan tersebut.
Dikatakan Ketut Sumedana, setelah mendapat informasi tersebut Tim sejak Kamis (11/8) melakukan pemantauan terhadap para pelaku yang dijadikan Target Operation (TO). “Selanjutnya, Tim pada pukul 21.00 WIB mendapatkan informasi para pelaku meminta uang sebesar Rp1 miliar kepada korban. Namun korban hanya menyanggupi Rp 50 juta dan uang akan diambil di dekat Stasiun Cikini,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi tersebut, jelas Ketut Sumedana, Tim memantau di sekitar Stasiun Cikini dan ketika dua dari tiga pelaku menerima uang dari korban, Tim segera mengamankan keduanya yaitu WIP dan RAP.
“Selain itu diamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 50 juta, senjata soft gun, telepon genggam dan kartu debit,” ucap Ketut Sumedana seraya menyebutkan kedua pelaku kemudian dibawa ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat untuk dimintai keterangannya.
Dia menyebutkan dari hasil keterangan kedua pelaku bahwa keduanya mengaku diperintah oleh FIP untuk mengambil uang sebesar Rp 50 juta di Stasiun Cikini. “Setelah itu Tim mengecek posisi FIP yang ternyata sedang berada di Masjid Kejaksaan Agung.”
Dikatakannya Tim kemudian segera mengamankan FIP dan langsung membawanya ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk diproses perkaranya bersama dua pelaku lainnya yakni WI dan RAP. (Het).
