Indramayu, hariandialog.co.id.- Sejumlah tokoh penting Kabupaten
Indramayu mendukung langkah Bupati Indramayu, Nina Agustina,
membongkar kasus kredit macet Rp230 miliar yang menderaBank
Perkreditan Rakyat Karya Remaja (BPR R) setempat.
Hal itu disampaikan sejumlah tokoh Indramayu saat Nina
Agustina berkunjung ke kediaman mereka dalam kegiatan safari lebaran
belum lama ini.
Tokoh-tokoh penting itu adalah Anggota DPR RI dari Fraksi PKB yang
juga mantan Wakil Bupati Indramayu, Dedi Wahidi (Dewa), mantan Bupati
Indramayu, H Supendi M.Si., dan tokoh ulama KH Abas Assafah Abdul
Jalil.
Dewa kepada Nina menyamapikan dukungan penuh atas
keberanian Nina membongkar krdit macet BPR KR. Dewa menilai langkah
Nina sangat tepat. “Sudah tepat, saya agkat jempol untuk ibu bupati
dimana kasus BPR KR dibongkar ke publik. Sampaikan apa adanya. Lagi
pula kasusnya terjadi sebelum ibu Nina menjadi bupati, jadi jangan
sampai bupati Nina menerima getah atas kasus lama,” kata Dewa tulis
cirebonraya
Konkretnya, imbuh Dewa, bupati telah melakukan langkah
yang sesuai aturan. Terkait pernyataan harus dilakukan penyertaan
modal yang santer disuarakan dari gedung dewan, Dewa mengatakan tidak
semudah membalikan telapak tangan. (qiqi).
