Jakarta, hariandialog.co.id. Sebanyak 168 peserta program UltraMikro Pertamina Aksi (UMiMAX) yang ‘diwisuda’ Pertamina menjadiwirausahawan yang siap berkembang. Program UMiMAX dirancang untuk membantu masyarakat ekonomilemah dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk menjadi pelakuusaha ultra mikro yang mandiri. Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, RudiArifianto mengungkap program ini telah berjalan sejak Desember 2025sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Pertamina dan menjadikelompok awal yang diharapkan dapat menjadi percontohan pengembanganusaha ultra mikro. Hal itu diungkapkan oleh Rudi di tengah seremoni wisudapeserta UMiMAX di Auditorium Universitas Pertamina, Jakarta, “Darisisi profil peserta, sekitar 75 persen mitra UMiMAX merupakan korbanPHK, sedangkan sisanya masyarakat dengan kondisi ekonomi lemah.Program ini menjadi komitmen Pertamina untuk mendorong perekonomianmasyarakat melalui hibah sarana usaha, pelatihan dan pendampinganusaha,” ujar Rudi dalam keterangan tertulis, Sabtu, 11 April 2026 Dia menjelaskan, saat ini, Program UMiMAX menjangkau enamwilayah yakni Jabodetabek, Karawang, Subang, dan Bandung. Terdiri dari65 usaha warmindo (warung makan Indomie), 63 usaha koling (kopikeliling), dan 40 usaha mini ATM (anjungan tunai mandiri). Sementara itu, Vice Corporate Communication Pertamina,Muhammad Baron menambahkan Program UMiMAXmerupakan inisiatif Pertaminadalam memberdayakan pelaku usaha ultra mikro sehingga bisa berkembang,mandiri, dan naik kelas, tulis dtc. (pitta-01)
