Gayo Lues, hariandialog.co.id. – Polisi dari Bareskrim Polri dalam
hal ini Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) memusnahkan
51,75 hektare ladang ganja di Aceh dengan cara membakarnya.
Ladang ganja itu tersembunyi di tengah hutan dan polisi
harus menempuh medan berat saat akan memusnahkan ladang ganja
tersebut.
Ladang ganja yang dimusnahkan itu masuk di daerah Desa Ekan, Kecamatan
Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Perjalanan dimulai dari ibu kota
Gayo Lues, Blangkejeren, Selasa, 18 November 2025, pukul 09.00 WIB.
Pemusnahan ladang ganja itu dilakukan oleh personel
gabungan dari Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Polda Aceh, Polres Gayo
Lues serta Polsek Pining. Sebelum berangkat, rombongan melakukan apel
persiapan yang dipimpin Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko
Hadi Santosa.
Ladang ganja seluas 51,75 hektare ini langsung dimusnahkan
dengan cara dibakar. Personel kepolisian lebih dulu memangkas pohon
ganja yang sudah berukuran tinggi. Mereka kemudian menumpuk pohon
ganja yang telah dipangkas di satu titik.
Pemangkasan dimulai pukul 15.00 WIB dan memakan waktu kurang
lebih 2 jam. Pemusnahan ganja dimulai pukul 17.00 WIB.
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso
mengatakan pemusnahan dilakukan bersama dengan unsur TNI, Bea Cukai,
BNNK, Forkopimda dari Gayo Lues dan mitra lainnya. Eko mengatakan
ladang ganja itu terbagi ada 26 titik. “Yang kita temukan di 26 titik
di daerah Gayo Lues di tiga kecamatan,” ungkap Eko.
Eko mengatakan penemuan ladang ganja di tiga kecamatan
wilayah Kabupaten Gayo Lues ini bermula dari penangkapan dua tersangka
peredaran narkoba di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Suriansyah
(35) dan Hardiansyah (38). Pihaknya kemudian melakukan pengembangan
untuk mengetahui asal ganja tersebut. Polisi kemudian melakukan
penelusuran selama 2 hari hingga akhirnya menemukan lokasi ladang
ganja itu pada Jumat (14/11).
“Awalnya kita melakukan penangkapan terhadap dua orang
tersangka di daerah Deli Serdang, kita temukan barang bukti ganja siap
edar. Untuk Sumatera Utara sekitar 47 kilogram, selanjutnya kita
kembangkan ke atas, kita temukan 26 titik kita hitung luas totalnya
adalah 51,75 hektare,” ujarnya, tulis dtc. (alfi-01)
