Jakarta, hariandialog.co.id.- – Badan Narkotika Nasional (BNN)
mengungkap peredaran narkoba jenis sabu yang melibatkan oknum anggota
TNI di jaringan Aceh-Bogor. Dalam kasus ini 29 kilogram sabu
diamankan.
Plt Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan mengatakan,
kasus ini terungkap saat pihaknya memantau pergerakan pelaku pada
Selasa (19/5) pukul 4.30 WIB. Para pelaku dibuntuti di parkiran sebuah
minimarket di Parung Panjang, Bogor.
“Tersangkanya ada tiga orang yang terdiri dari dua warga
sipil dan satu oknum TNI,” kata Roy dalam jumpa pers di Kantor BNN,
Cawang, Jakarta Timur, Selasa, 19 Mei 2026
Selanjutnya, ketika para pelaku sedang menurunkan barang,
para petugas turun tangan melakukan raid, planning, execution (RPE)
atau penindakan di tempat. Di sana terkonfirmasi bahwa barang bukti
sabu dibawa dengan mobil pajero. “Dan hari ini juga kami akan
koordinasi dengan BPOM terkait dengan kronologis kasusnya adalah kami
berhasil mensurveillance terkait dengan satu kendaraan yang diikuti
oleh beberapa orang yang di antaranya adalah anggota TNI atau
oknum-oknum TNI,” jelasnya.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga tersangka
yakni TA, Y, dan I, serta menyita 29 bungkus kemasan teh Cina warna
hijau berisi sabu. Berat total kurang lebih 29 kilogram yang
disembunyikan di dalam kendaraan yang digunakan pelaku.
“Akhirnya kami periksa. Yang bersangkutan memang oknum anggota
TNI. Keterlibatannya adalah dia ikut langsung berada di dalam mobil
Pajero tersebut. Sehingga kami simpulkan bahwa yang bersangkutan
adalah pengedar. Artinya, dia membawa barang tersebut dari Langsa
menuju ke Bogor, yang disimpan tadi saya sampaikan, di kompartemen di
bagian belakang dari Pajero tersebut,” imbuhnya.
Roy menjelaskan, sabu itu merupakan pengiriman dari Langsa,
Aceh menuju Jabodetabek. Sabu dikirimkan melalui jalur darat dan
penyeberangan Bakauheni-Merak.
Selanjutnya tim gabungan melakukan surveillance hingga ke
Bogor. Di sana kendaraan target ditinggalkan di Parung Panjang dan
para pelaku bergerak menuju Bandara Soekarno-Hatta. “Petugas berhasil
mengamankan seluruh tersangka dan membawa mereka beserta barang bukti
ke Kantor BNN untuk proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,”
katanya, tulis dtc. (rojak-01)
