Banda Aceh, hariandialog.co.id- – Menteri Dalam Negeri (Mendagri)
sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan
Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian
menyampaikan bahwa proses pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh
terus menunjukkan perkembangan positif.
Hal tersebut disampaikannya pada Rapat Koordinasi dan
Evaluasi Capaian Penanganan serta Percepatan Pemulihan Pascabencana
Hidrometeorologi di Provinsi Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Selasa
(9/6/2026).
Tito menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi pemerintah,
kondisi di berbagai wilayah terdampak saat ini telah jauh lebih baik
dibandingkan saat bencana terjadi.
Berbagai layanan dasar yang sempat terganggu kini telah kembali
berjalan sehingga aktivitas masyarakat berangsur pulih. “Tadi kita
melakukan evaluasi, apa yang sudah dicapai selama masa tanggap
darurat, transisi. Intinya kita sudah kembali ke normal. Tapi belum
permanen, normalnya normal fungsional,” katanya.
Menurut Tito, pemulihan tersebut terlihat dari berbagai
indikator, mulai dari sektor pemerintahan, kesehatan, pendidikan,
infrastruktur, ekonomi, hingga layanan dasar masyarakat.
Di sektor pemerintahan, sebagian besar fasilitas
pemerintahan telah kembali berfungsi sehingga pelayanan kepada
masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Sementara itu, fasilitas kesehatan di wilayah terdampak juga telah
kembali beroperasi untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Di bidang pendidikan, kegiatan belajar mengajar pada
mayoritas sekolah terdampak telah kembali berlangsung. Meski demikian,
Tito mengakui masih terdapat sejumlah sekolah yang memerlukan
penanganan lebih lanjut akibat kerusakan bangunan maupun kondisi
lokasi yang masih rawan bencana, tulis tribune. (yaya-01)
