Surabaya, hariandialog.co.id.- Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. H.M.
Syarifuddin, S.H., M.H., di kata-kata sambutannya pada acara
pelaksanaan Wisuda Purnabakti KPT Surabaya, Zaid Umar Bobsaid, S.H.,
M.H, mengatakan Puncak Prestasi Pengabdian di jajaran peradilan adalah
purnabakti.
Puncak prestasi yang dimaksud karena Zaid Umar Bobsaid,
SH,MH, diraihnya bukan hanya satu pengadilan tingakt banding tapi
telah dipercaya memimpin 5 Pengadilan Tingkat Banding selama meniti
karir di lembaga peradilan.
Sebelum memimpin Pengadilan Tinggi Surabaya, beliau pernah
dipercaya memimpin sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Ketua
Pengadilan Tinggi Tanjung Karang, Ketua Pengadilan Tinggi Bangka
Belitung, dan Ketua Pengadilan Tinggi Maluku Utara. Yang lebih
membanggakan, selama memimpin tersebut, beliau juga sukses mencatatkan
prestasi pada lembaga yang ia pimpin.
Menurut Ketua Mahkamah Agung itu, bahwa Wisuda
Purnabakti merupakan peristiwa yang sakral dan monumental dalam fase
kehidupan seorang pegawai Pengadilan. Ia adalah penanda paripurnanya
pengabdian kedinasan seorang juru adil. Karena menjadi penanda
keparipurnaan, tidak semua diberi anugerah oleh Allah Swt. untuk
mengalami momen bersejarah seperti sekarang ini.
Lebih lanjut Guru Besar Universitas Diponegoro ini mengatakan setelah
menempuh perjalanan karir yang cukup panjang, dihiasi berbagai ujian
dan tantangan, akhirnya beliau sukses mengakhiri masa bakti tanpa
meninggalkan rekam jejak negatif. Inilah prestasi sesungguhnya, sebab
rapor prestasi yang sebenarnya dibuktikan dengan capaian yang paling
akhir.
Wisuda Purnabakti KPT Surabaya ini berlangsung penuh hikmat dengan
tetap menerapkan protokol kesehatan.
Acara dihadiri pimpinan Mahkamah Agung, para Pejabat Eselon I di
lingkungan Mahkamah Agung, Kepala Biro Hukum dan Humas, serta undangan
lainnya. (hms/enk/hantob)
