Majalengka,hariandialog.co.id – Peringatan puncak Hari Jadi Majalengka ke-533 Tahun 2023, akan jatuh .pada 7 juni Bupati majalengka Dr.H.Karna Sobahi.M.MPd dan jajaran Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka adakan ziarah kubur ke makam salah tokoh pendiri Kabupaten Majalengka yaitu Pangeran Muhammad, yang berlokasi di Margatapa Kelurahan Cicurug, Selasa (06/06)
Hadir pada kesemoatan tersebut Wakil Bupati Majalengka Tarsonl D Marsiana, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka Drs H. Edy Anas Djunaedi.MM. ,Sekretaris Daerah Drs H.Eman Suherman.MM dan unsur Forkopimda, Kepala Kemena Majalengka Dr.H.Agus Sutisna M.MPd juga Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kab.Majalengka, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Majalengka,serta tokoh lainya yang ada di Majalengka
Acara di mulai oleh Ketua DPRD Kabupaten Drs H.Edy Anas Djunaedi.MM membacakan sejarah pangeran muhamad di bumi sindangkasih
Bupati Majalengka, Dr.H. Karna Sobahi.,M.M.Pd., mengatakan, pada saat ini kita dapat berkumpul di hamparan bersemayamnya salah satu tokoh pahlawan dan pendiri Kabupaten .Majalengka yaitu Pangeran Muhammad. Ziarah kubur adalah sebagai bentuk refleksi doa yang dipanjatkan kepada pendahulu salah satu tokoh pahlawan yang telah berjasa atas berdirinya Kabupaten Majalengka.
Seriap menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ada dua tokoh penting dalam perjalanan berdirinya Kabupaten Majalengka yaitu Pangeran Muhammad dan Siti Armilah, untuk itu kami selaku jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka melakukan ziarah ke makam beliau sebaga doa atas perjuangannya di masa lalu,”kata mantan wabup
Menurut Bupati, doa-doa yang dipanjatkan kepada orang yang telah meninggal salah satunya kepada dua sosok penting ini, doa merupakan sebuah fungsi untuk memberikan pencerahan kepada orang yang sudah meninggal dunia, selain doa tentunya kita harus senantiasa mengingat kebaikan apa yang telah diperbuat selama hidupnya, jadi harus ditumbuh kembangkan baik dalam doa maupun dalam cerita atau dalan wacana, yang terpenting yaitu meneladani prinsip-prinsip dakwah dan tarbiyah dari Pangeran Muhammad dalam meletakan dasar penyebaran agama Islam di Kab Malajengka,
“Makanya peringati hari jadi Majalengka ke-533 untuk memberikan spirit kepada rakyat Majalengka bahwa Majalengka itu milik kita, saya mengajak Kepala Desa, para Camat dan Kepala Opd mari kita perkuat bangun spirit tanpa lelah yaitu etos kerja merupakan ibadah demi mewujudkan Majalengka Raharja,” tegas bupati (ayub)
