Jakarta, hariandialog.co.id.- – Keluarga besar Calon Presiden Ganjar
Pranowo di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, telah menyatakan niat
untuk menghibahkan Ganjar kepada masyarakat Indonesia.
Prasetyowati Tyias Purwani, kakak kandung Ganjar Pranowo
yang saat ini tinggal di rumah yang merupakan warisan orangtuanya di
Kabupaten Purworejo, mengungkapkan hal ini. “Kami ingin memberikan
Ganjar kepada masyarakat, artinya Ganjar adalah milik bersama semua
warga,” jelas Prasetyowati ketika ditemui di tempat tinggalnya pada
seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (25/10/2023).
Prasetyowati juga menambahkan bahwa tindakan serupa telah
diambil ketika Ganjar menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, di mana
keluarga tidak ikut campur dalam kebijakan yang diambil oleh Ganjar
sebagai Gubernur. “Pak Ganjar, dengan semua bakat dan kapasitasnya,
adalah aset yang dimiliki oleh masyarakat, dan keluarga kami tidak
terlibat dalam pengambilan keputusan. Ini sudah terbukti ketika dia
menjabat sebagai gubernur selama dua periode,” ungkap Prasetyowati.
Meskipun begitu, keluarga akan memberikan dukungan penuh
kepada Ganjar Pranowo dalam pencalonannya sebagai Presiden Republik
Indonesia pada tahun 2024. Bahkan, keluarga juga bersedia
berkontribusi secara finansial untuk membeli sebuah rumah yang akan
diserahkan kepada para relawan Ganjar di Purworejo.
Keluarga membeli rumah tersebut di Gang Aglik Utara, RT 001
RW 008, Kelurahan Semawung Daleman, Kecamatan Kutoarjo. Rumah seluas
500 meter persegi tersebut kini sudah menjadi kepunyaan para relawan
selama proses pencalonan Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI pada tahun
2024. “Ada 18 relawan yang sudah terdaftar dalam Aliansi Relawan GP,
namun belakangan ini juga telah muncul banyak relawan baru,” jelas
Prasetyowati.
Prasetyowati berharap bahwa rumah kampanye ini akan
membantu Ganjar-Mahfud mencapai tujuan jumlah suara yang telah
ditetapkan. Di Kabupaten Purworejo, mereka berharap untuk meraih
setidaknya 80 persen suara pada pemilihan presiden yang akan datang.
“Kami berharap minimal mencapai target 80 persen,” pungkasnya.
Sementara itu, Ganjar Pranowo sedang dalam kunjungannya
ke Provinsi Lampung pada hari Rabu (15/10/2023). Mantan Gubernur Jawa
Tengah tersebut disambut dengan hangat oleh Paduka YM SPDB Pangeran
Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak.
Sekala Brak sendiri adalah sebuah kerajaan dengan latar
belakang Islam yang berdiri sekitar abad ke-13 di wilayah Lampung.
Mereka dengan penuh keramahan menyambut kedatangan mantan Gubernur
Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang mencalonkan diri sebagai presiden.
“Kami dengan tulus menyambut Bapak Ganjar Pranowo, calon presiden.
Kami, sebagai perwakilan dari Kerajaan Sekala Brak dan tokoh adat,
memberikan selamat datang yang hangat,” ungkap seorang tokoh adat
tulis liputan6.
Ganjar, yang dikenal sebagai figur yang dekat dengan
masyarakat dan keluarganya, merespons sambutan dengan senyuman.
Beberapa waktu setelahnya, perwakilan dari kerajaan menyaluti
Ganjar dengan selendang kain tapis dan kalung bunga. Hal menariknya,
kedua aksesori tersebut dibawakan oleh dua burung kakatua kembar yang
dijuluki Sinta En Sela dan Santi Nosi Bela. Terharu dengan
penghormatan ini, Ganjar terus mengucapkan terima kasih. (red-01)
