Jakarta, hariandialog.co.id.- -Umrah merupakan salah satu rangkaian
ibadah yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT. Bahkan Rasulullah
mewajibkan umat muslim untuk melaksanakan umrah bagi orang-orang yang
mampu melaksanakan perjalanan umrah.
Umat muslim berbondong-bondong untuk melaksanakan ibadah umrah karena
keutamaan atau kemuliaannya. Dengan niat karena Allah SWT dan dengan
kerelaan hati, umrah dapat menghilangkan kemiskinan serta menggugurkan
dosa yang seseorang miliki.
Tidak hanya itu, beberapa lokasi di Tanah Suci menjadi tempat berdoa
yang paling mustajab dan pahala dapat dilipatgandakan. Ini menjadi
salah satu momen paling istimewa dan dimanfaatkan dengan maksimal oleh
para jemaah saat beribadah umrah. Selain berdoa, umat muslim juga
dapat mengunjungi saksi sejarah yang sangat erat kaitannya dengan para
nabi di Kota Makkah dan Kota Madinah.
Pelaksanaan umrah dilakukan di Kota Makkah al-Mukarramah. Kota ini
disebut juga dengan Tanah Haram atau Tanah Suci, karena hanya umat
muslim yang boleh memasuki Makkah. Selain jadi tempat kelahiran Nabi
Muhammad SAW dan juga tempat kali pertama Al-Qur’an diturunkan, masjid
terbesar di dunia juga berada di kota ini, yakni Masjidilharam.
Menurut hadis, Allah melipatgandakan pahala salat di Masjidilharam
sampai 100.000 kali dibanding salat di tempat lain. Selain itu,
Ka’bah, Bukit Safa, dan Bukit Marwa yang berada di dalam Masjidilharam
merupakan tempat dilaksanakannya ibadah umrah.
Selain dapat berkunjung ke Baitullah atau rumah Allah yaitu Ka’bah,
ketika umat muslim melaksanakan ibadah umrah, biasanya mereka
sekaligus mendatangi Kota Madinah al-Munawwarah. Kota ini bisa disebut
sebagai kota nabi karena Nabi Muhammad SAW dimakamkan di dalam
rumahnya yang berada di Madinah.
Sama dengan Makkah, Madinah juga merupakan tanah yang disucikan Allah
SWT dan oleh karenanya kaum non-muslim dilarang untuk memasuki kota
ini. Masjid kedua yang dibangun dan masjid terbesar kedua di dunia
juga berada di kota ini, yaitu Masjid Nabawi. Salat di masjid ini
lebih utama daripada 1.000 kali salat di tempat lainnya berdasarkan
hadis dan juga salah satu taman surga atau raudah dapat dijumpai di
Masjid Nabawi.
Setiap muslim pasti ingin berkunjung dan merindukan tanah suci, namun
tidak dapat dipungkiri bahwa ibadah umrah membutuhkan sedikit banyak
biaya. Banyak sekali orang yang berkata kalau mengunjungi Baitullah
adalah ketika Allah SWT sudah ‘memanggil’ kita untuk berkunjung ke
rumah-Nya. Rezeki tidak lari ke orang yang salah, ketika ‘panggilan’
dari-Nya datang, pasti ada saja kesempatan yang turut hadir untuk
memudahkan seseorang beribadah umrah. Namun, kita tetap harus berusaha
untuk dapat memberangkatkan diri kita ke Tanah Suci, tulis dtc.
(halim-01).
