Langkat, hariandialog.co.id.– Seorang pria berinitial AH menegur
tetangganya agar jangan ribut karena anaknya sedang sakit. Namun,
teguran dengan mulut AH warga Dusun I Desa Perlis, Kecamatan Brandan
Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara itu, terhadap Ariandi tidak
diacuhkan dan akhirnya Senjata senapan angin bicara.
“Karena AH menegur Ariandi yang masih bertetangga itu
tidak diacuhkan, pelaku mengambil senapan angin dan menembakkannya
tepat di dada sebelah kiri. Dan tembakan dengan senapan angin itu
membuat Ariandi terkulai. Sempat mau dibawa ke rumah sakit, namun
tidak tertolong akhinya meninggal,” kata Kasi Humas Polres Langkat,
AKP Rajendra Kusuma.
Mengetahui Ariandi tetangga rumahnya itu tidak
tertolong alias meninggal, pelaku sempat melarikan diri dari rumahnya.
Namun, hanya dalam waktu dua jam setelah kejadian, pelaku ditangkap
tertangkap. “Yah, pelaku sempat kabur makanya tidak langsung ditangkap
dan dua jam setelah kejadian baru ditangkap,” lanjut Rajendra Kusuma.
Kini kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian. “Masih
dalam pemeriksaan dan korban Ariandi sudah dimakamkan setelah
dilakukan autopsi atas penyebab kematiannya. Semuanya akan dilakukan
secara hukum,” terang sang Kasi Humas Polres Langkat itu kepada
wartawan. (tur-01)
