
Medan, hariandialog.co.id.-Kanal di Marendal, Medan dan seyogianya dibangun untuk mengantisipasi banjir di Kota Medan, kini berfungsi sebagai tempat pembuangan sampah.
Ironisnya, proyek pengendalian banjir Kota Medan itu kini seperti tak terawat. Padahal menurut informasi, biaya untuk perawatan kanal dimaksud dianggarkan Rp1,5 miliar pertahun yang bersumber dari pemerintah pusat melalui BWS wilayah 2.
Pantauan di lapangan, Senin (21/1/2025), kanal tersebut kini dipenuhi sampah dan sangat jorok. Selain sampah-sampah berserakan, pinggiran kanal itu ditumbuhi semak-semak.

Warga seputaran kanal meminta pemerintah dalam hal ini balai wilayah sungai. (BWS) wilayah 2 Sumut, agar membersihkan kanal itu dari sampah dan semak belukar.
Pejabat terkait yang dikonfirmasi di kantor BWS Sumut 2 Jalan Abd Haris Nasution/ Asrama Haji, tidak ada yang bersedia memberi keterangan kepada wartawan. (Emmar)
