
Medan, hariandialog.co.id-
Kepala Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi Sumatera Utara (Provsu),
Heri Wahyudi Marpaung, S.STP., M.AP, yang diwakilkan Mhd. Alfi Rizki Hasibuan, SH mengatakan,
“Kita sekarang memberi pameran kepada para pengunjung yang hadir di Pekan Raya Sunatera Utara Tahun 2026 saat ini, tentang Reproduksi Maggot, yaitu pengolahan ulang sampah yang berkelanjutan. Dan menawarkan hasil-hasil pertanian para Petani di bawah binaan Instansi Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, ada hasil Usaha Kecil Menengah (UMKM) Petani binaa kita, yaitu Madu, Kopi dan komoditi-komoditi lainnya.
Mhd. Alfi Rizki Hasibuan, SH,
dalam penjelasan lanjut mengatakan, “Pasca prosesnya, sampah-sampah Rumah tangga, dikupulkan dan Oleh pekerja mengolahn kita, diproses menjadi pangan Ayam atau unggas, sehingga dapat menghasilan telur, yang nantinya akan berkelanjutan yang mana telur-telur juga kan dapat kita konsumsi”ucanya.
Untuk itu, dengan kesempatan baik saat ini, kita himbau kepada Masyarakat, silahkan berkunjung ke stand Instansi Pendustrian dan Lingkuhan Hidup Sumatera Utara di Pekan Raya Sumatera Utara Tahun 2026 saat ini, untuk dapat melihat budi daya maggot, yaitu pengolahan sampah yang berkelanjutan, tampilan produk-produk dari hasil Kelompok Petani dari Binaan kita” ucap Alfi Rizki.
Jadi, jaga sampah kita agar jangan dibuang sampah tersebut sembarangan, untuk menjaga kelastrian lingkungan kita, yang berkelanjutan. Dan silahkan berkunjung ke Kantor Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, karena
“Sampah Jadi Berkah” “Sajadah”). Untuk itu,
Tabung lah Sampahmu dan Raihlah Keberkahan. Artinya,
Silahkan bawa sampah yang sudah kita kumpulkan, berkunjung lah setiap hari Jumat ke Kantor kita Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi Sumatera Utara di Jalan SM Raja No. 14 Medan-Amplas (Depan Univ. Al-Wasliyah Medan).
Karena, sampah tersebut dapat kita tukarkan dengan penggantian Sembilan Bahan Pokok (Sembako), berupa Beras, Minyak Goreng, Gula dan lain-lain.
Dan himbauan kita juga kepada masyarakat Petani Lebah, mari kita menjaga kelastrian Hutan-hutan di sekitar Lingkungan kita, boleh mengambil madu di Hutan, tetapi jangan tebang Pohonnya. Dan hasil dari Petani pengumpul Madu tadi, silahkan datang ke Kantor Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, untuk selanjutnya Tim kita akan pasarkan kembali kepada Masyarakat yang membutuhkannya” pungkas Alfi Rizki Hasibuan. (Emmar)
