
Jakarta, hariandialog.co.id – Kontingen DKI Jakarta masih kokoh di puncak klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 ,dengan raihan 106 medali emas, 91 medali perak, dan 88 medali perunggu.
Berdasarkan data terakhir pihak penyelenggaran PON XXI Aceh- Sumut (ponxxi.acehprov.go.id), pada Senin (16/9) hingga pukul 12.00 WIB, kontingan DKI Jakarta masih mendominasi perolehan medali cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan.
Sepanjang Minggu (15/9) kontingen Jakarta menambah pundi-pundi medali emas melalui sejumlah cabang olahraga. Di terbang layang, Jakarta menyegel dua medali emas lewat Wahyu pada nomor terbang ketahanan dual seater putra dan Monica pada nomor ketahanan terbang dual seater putri.
Tambahan medali emas juga didapat daroi cabor wushu, melalui atlet Jumanta dari nomor sanda kelas 60kg putra usai menghentikan perlawanan atlet Jawa Tengah Bintang Reindra Nada Guitara dalam dua babak langsung. Begitu juga dari cabor taekwondo, lewat atlet muda Andi Sultan Altaf Mirza juga menyumbang emas untuk Jakarta melalui taekwondo kategori freestyle individu putera.
Jakarta juga mendapat emas tambahan dari cabang olahraga soft tenis setelah pasangan Siti Nur Arasy dan Julia Michelle Sanger memenangi final ganda putri usai mengalahkan pasangan Jawa Barat Beatrice Chandra dan Dwi Rahayu Pitri.
Cabor renang juga menyumbangkan dua meladli emas lewat atlet putra Joe Aditya Wijaya Kurniawan dari nomor 50 meter gaya kupu- kupu dan medali emas dari nomor estafet 4×200 meter gaya bebas putra yang diwakili Putra M Randa, Dwiki Anugrah, Nichokas Karel Subagyo dan Joe Aditya Wijaya Kurniawan.
Sementara itu kontingen Jawa Barat (Jabar) menempel ketat perolehen medal sementara PON XXI 2024, dengan raihan 98 medali emas, 95 medali perak, dan 98 medali perunggu. Disusul Jawa Timur dengan 94 medali emas, 87 medali perak, dan 85 medali perunggu.
Sementara itu, peringkat empat dan lima masih dihuni oleh tuan rumah Sumut dan Aceh. Sumut untuk sementara meraih 50 emas, 26 perak dan 57 perunggu, sedang Aceh meriah 42 emas, 35 perak dan 39 perunggu.
Empat hari jelang PON XXI 2024 berakhir pada 20 September mendatang, persaingan perebutan medali semakin seru, terutama persaingan pada peringkat tiga besar, antara DKI Jakarta, Jabar dan Jatim. Terutama persaigan dalam perebutan untuk meriah gelar juara umum, antara DKI Jakarta dan juara bertahan Jabar.
Daftar Peroelhan Medali Sementara PON 2024 ;
- DKI Jakarta (105 emas, 89 perak, 87 perunggu)
- Jabar (97, 94, 98)
- Jatim (94, 87, 85)
- Sumut (49, 26, 56)
- Aceh (42, 35, 40)
- Jateng (36, 38, 64)
- DIY (21, 27, 31)
- Bali (21, 22, 32)
- Lampung (16, 12, 21)
- Kaltim (13, 25, 33)
11 Banten (13, 12, 21)
- Riau (12, 11, 23)
13 Papua (11, 13, 13)
- Kalsel (10, 7, 13)
- Sulsel (7, 12, 18)
- Jambi (6, 13, 21)
- Sumsel (5, 12, 20)
- NTB (5, 8, 8)
- Sulut (4, 6, 8)
- Papeg (4, 0, 2)
- Papteng (3, 4, 5)
- Kepri (3, 3, 4)
- Pabar (3, 2, 10)
- NTT (3, 2, 7)
- Babel (3, 2, 5)
- Gorontalo (3, 2, 3)
- Sumbar (2, 6, 16)
- Kaltara (2, 0, 3)
- Sultra (1, 5, 5)
- Kalbar (1, 4, 11)
- Sulteng (1, 2, 8)
- Kalteng (0, 5, 2)
- Maluku (0, 2, 3)
- Papsel (0, 2, 0)
- Sulbar (0, 2, 0)
- Bengkulu (0, 0, 4)
- PBD (0, 0, 3)
- Malut (0, 0, 1)
- IKN (0, 0, 0). (zal)
