Jakarta, hariandialog.co.id.- DPR RI melalui komisi III
dalam rapat paripurna setelah menyelesaikan serangkaian fit and proper
test menyetujui 7 orang Hakim Agung dari yang semula diusulkan oleh
Komisi Yudisial (KY) RI.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir mengatakan
ketujuh hakim agung telah melalui serangkaian fit and proper test.
“Komisi III DPR RI menyadari bahwa kecakapan, kemampuan, integritas,
wawasan kebangsaan, dan moral hakim agung merupakan prasyarat penting
untuk menjadi hakim agung pada Mahkamah Agung,” ujar Adies membacakan
kriteria yang harus dipenuhi calon hakim agung.
Melalui musyawarah dan mufakat, ketujuh calon hakim agung
yang disetujui tersebut antara lain 1).- Dwiarso Budi Santiarto, 2),-
Jupriyadi, 3).- Prim Haryadi, 4),- Suharto, dan 5),- Yohanes Priyana
pada Kamar Pidana, 6).- Haswandi pada Kamar Perdata. Kemudian, 7).-
Brigjen TNI Tama Ulinta Br Tarigan pada Kamar Militer.
Dengan persetujuan atas ketujuh calon hakim agung tersebut,
kali ini, tidak ada satupun calon hakim agung untuk TUN maupun Pajak
yang lolos dalam seleksi.
Seperti diberitakan sebelumnya, para calon hakim agung ada 11 nama
yang diajukan KY ke DPR RI untuk mengikuti Fit and proper test
Yakni untuk Kamar Pidana :
1. Aviantara, S.H., M.Hum. (Inspektur Wilayah I Badan Pengawasan Mahkamah Agung)
2. H. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum. (Kepala Badan Pengawasan
Mahkamah Agung)
3. Jupriyadi, S.H., M.Hum. (Hakim Tinggi Pengawasan pada Badan
Pengawasan Mahkamah Agung)
4. Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H. (Dirjen Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung)
5. Dr. Subiharta, S.H., M.Hum (Hakim Tinggi Pada Pengadilan Tinggi Bandung)
6. Suharto, S.H., M.Hum. (Panitera Muda Pidana Khusus pada Mahkamah Agung)
7. Suradi, S.H., S.Sos., M.H. (Hakim Tinggi Pengawas pada Badan
Pengawasan Mahkamah Agung)
8. Yohanes Priyana, S.H., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Kupang)
Sementara untuk Kamar Perdata yakni
9. Ennid Hasanuddin, S.H., C.N., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Banten)
10. Dr. H. Haswandi, S.H., M.Hum., M.M. (Panitera Muda Perdata Khusus
Mahkamah Agung)
Kamar Militer
11. Brigjen TNI Dr. Tama Ulinta Br Tarigan, S.H., M.Kn. (Wakil Kepala
Pengadilan Militer Utama).
Dengan terpilihnya Hakim Agung, diucapkan selamat bekerja. (tobing).
