Pekanbaru, hariandialog.co.id.- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang
Pekanbaru menyatakan bahwa kebijakan parkir gratis di ritel modern
merupakan kebijakan yang menguntungkan dua sisi sekaligus, yakni
meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meringankan beban
masyarakat.
Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru, Givo Vrabora, menyampaikan
bahwa perubahan skema parkir dari retribusi menjadi pajak parkir
daerah telah membuat kontribusi ritel modern lebih tertib, terukur,
dan transparan, sehingga PAD tetap terjaga bahkan berpotensi
meningkat.“Dengan skema pajak parkir, pendapatan daerah tetap masuk
dan lebih pasti. Di sisi lain, masyarakat tidak lagi dibebani pungutan
parkir. Ini kebijakan yang sehat dan berpihak kepada rakyat,” ujar
Givo.
HMI menilai kebijakan yang dikeluarkan Wali Kota Pekanbaru
Agung Nugroho tersebut lahir dari keluhan masyarakat yang selama ini
merasa terbebani oleh praktik parkir berbayar, khususnya di ritel
modern seperti Indomaret dan Alfamart.
Givo menilai kebijakan yang berpihak pada rakyat ini
didukung oleh semua pihak, termasuk parlemen daerah. “Kalau ada
kebijakan yang membuat rakyat senang dan daerah tetap diuntungkan,
maka seharusnya didukung dan dikawal implementasinya, bukan justru
dipersoalkan secara berlebihan,” ujar dia, tulis tempo. (uban-01)
