Jakarta, hariandialog.co.id.- Juru bicara nasional Partai Perindo
Ike Julies Tiati menyatakan Gubernur Jawa Tengah sekaligus bacapres
Pemilu 2024 yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo merupakan
sosok pemimpin yang sangat konsen mengikuti perkembangan zaman.
Hal itu ia ungkapkan terkait komitmen Ganjar menyediakan
platform, peluang, dan dukungan bagi generasi muda pada sektor
kemajuan digital saat ini, khususnya pendidikan berbasis digital.
“Kurikulum pendidikan digital merupakan kebutuhan mendesak yang harus
segera direalisasikan, sehingga anak muda Indonesia dapat
mengembangkan minat dan bakat di dunia digital,” kata Ike, Senin
(17-07-2023).
Ike Julies Tiati, yang dikenal publik sebagai mantan news
anchor dengan nama Ike Suharjo itu merupakan Bacaleg DPR RI dari
Partai Perindo Dapil Sumatera Selatan II (Kabupaten Ogan Komering
Ilir, Ogan Ilir, Prabumulih, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir,
Lahat, dan Empat Lawang) itu– menyatakan, peningkatan kualitas
pendidikan digital di Indonesia memang menjadi kebutuhan yang
mendesak.
Juru bicara nasional Partai Perindo –partai modern yang
dikenal peduli rakyat kecil, gigih memperjuangkan penciptaan lapangan
kerja, dan Indonesia sejahtera itu– menyebutkan, berdasarkan data
dari Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset dan Teknologi, pada tahun 2020 terdapat 19 persen
satuan pendidikan yang kesulitan mendapatkan akses internet.
Setidaknya ada 42.159 sekolah di Indonesia yang belum
terakses internet. Pembangunan infrastruktur teknologi sangat
dibutuhkan untuk menyiapkan implementasi kurikulum pendidikan
teknologi.
Ike melanjutkan, untuk merealisasi pendidikan berbasis
digital maka perlu dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Untuk
itu, segala sesuatunya harus dipersiapkan dari sekarang di segenap
daerah di Indonesia demi meratanya pendidikan. “Jika kualitas
pendidikan merata maka dapat menciptakan SDM yang berkualitas dan
mempunyai daya saing,” kata politisi Partai Perindo –partai yang
ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu.
Sebelumnya, Ganjar Pranowo menegaskan, pendidikan di
Indonesia harus mengakomodasi perkembangan teknologi informasi.
Pendidikan digital menjadi program penting yang harus disiapkan saat
ini.
Hal itu disampaikan Ganjar di hadapan ribuan anak muda dalam
acara Young On Top National Conference (YOTNC) 2023 di The Kasablanka
Mall Jakarta, Sabtu (15/7/2023). Ganjar berkomitmen menyediakan
platform, peluang dan dukungan generasi muda pada sektor kemajuan
digital saat ini.
Sebab, kebutuhan ruang bagi anak-anak muda mengembangkan bakat
dan minatnya di dunia digital sangat tinggi. Sementara, fasilitas
penunjang masih sangat minim. Sehingga, selama ini, anak-anak
mendapatkan ilmu secara otodidak.
Ia membayangkan, jika pendidikan digital digarap serius, maka
anak-anak yang ingin menekuni coding, desain grafis, fotografi,
videografi, konten kreator dan lainnya dapat tersalurkan. Mereka bisa
belajar di sekolah yang mendukung bakat dan minatnya. “Termasuk di
universitas. Selama ini Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) yang wajib
diambil mahasiswa itu kan hanya pelajaran agama, pendidikan Pancasila,
bahasa Indonesia. Sepertinya penting kita tambah pendidikan digital di
MKDU,” tegasnya tulis okzn. (qiq).
