Grobogan, hariandialog.co.id -Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Dr. Sunanto, SP,MP baru-baru ini kepada pers mengatakan dalam rangka menghadapi musim tanam (MT I) yang saat ini sedang dimulai untuk persediaan pupuk khususnya urea aman. Dimana sudah dipersiapkan + 7.000 ton, ini berarti mencukupi untuk seluruh petani yang terdaftar di RDKK.
Hal tersebut sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH,MM dalam rapat koordinasi dengan jajaran terkait yakni mengundang komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Grobogan. Dimana ikut hadir antara lain adalah Kadistan, Kadisperindag, Kapolres dan Kajari Grobogan serta Dandim 0717 Purwodadi.
Hadir pula yang lain yaitu distributor pupuk (Petro, Pusri), BRI Purwodadi. Rakor ini digelar secara virtual dan diikuti oleh seluruh Forkpimcam, stekholder dan koordinator penyuluh pertanian lapangan (PPL) di 19 kecamatan se kabupaten Grobogan. Bupati berharap kartu tani segera diterima oleh petani dengan harapan penyaluran pupuk bersubsidi segera terealisasi.
Lebih lanjut Kadistan menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi seperti Kios Pupuk Lengkap (KP) dalam penebusan pupuk baik yang memakai kartu tani maupun manual, sehingga tidak terjadi kelebihan dalam penebusan, perbaikan (solusi) dengan perbaikan sistem kuota, penyuluhan KPL dan penjelasan pada petani melalui ERDKK.
Sementara itu pelaksanaan penyaluran pupuk bersubsidi di kabupaten Grobogan sampai dengan bulan Agustus adalah sebagai berikut : Urea 54.690 ton, SP 36 : 3.190 ton, ZA : 27.078 ton, NPK : 40.750 ton, POG : 16.935 ton, POC : 40.250 ton, semua terhitung + 52% – 64% dan sudah terdistribusikan semua. Kadistan berharap petani dapat menggunakan dengan sebaik-baiknya sesuai petunjuknya.
Di tempat terpisah beberapa petani menyambut baik dan mengapresiasi langkah-langkah yang diambil pemkab Grobogan bersama dinas terkait dalam rangka persediaan pupuk untuk petani dalam musim tanam (MT I) yang sudah dimulai ini. Semoga kebutuhan pupuk di Grobogan dapat terpenuhi dan tercukupi, mudah-mudahan hasil panen di MT I mendatang akan meningkat lebih baik lagi. Tidak lupa bupati berharap para petani untuk giat dalam memberantas hama khususnya tikus. (Sul/Sub)
