Jakarta, hariandialog.co.id.- Cristalino David Ozora (17)
didiagnosis cedera otak parah akibat penganiayaan yang dilakukan Mario
Dandy Satriyo (20). Seperti apa kondisi David saat ini? “Mohon kita
bersama menghormati proses hukum ini. Kami dari pihak David Ozora
terus berharap, doa pada hari ini juga David belum keluar dari ruang
ICU,” kata kuasa hukum David, Mellisa Anggraeni, kepada wartawan di PN
Jaksel, Rabu (29-03-2023) usai menjalani proses diversi yang gagal.
Mellisa berharap keberpihakan mejelis hakim kepada David
lantaran luka yang ditimbulkan akibat penganiayaan tersebut. Dia juga
meminta doa masyarakat agar kondisi David lekas pulih. “Kami dari
pihak David Ozora terus berharap doa pada hari ini juga David belum
keluar dari ruang ICU, dan kami sangat berharap, dan yakin majelis
hakim yang memeriksa perkara ini akan lebih berpihak kepada anak
korban, David Ozora ini mengingat dampak yang dirasakan oleh David ini
sangat-sangat berat ya bahkan bisa mengalami cedera otak yang sifatnya
permanen. Kami yakin dalam melakukan judicial notes ini akan
bener-bener terukur terhadap semua hak-hak pemenuhan terhadap korban,”
ujarnya.
Kerabat David, Ismul Azham, mengatakan David sudah mulai bisa
merespons perintah kecil. Di antaranya bisa mendengar saat diminta
membuka mulut atau menengok. “Terus kemudian untuk respons itu sudah
mulai ada respon, sudah mendengar bisa mendengar perintah perintah
kecil seperti disuruh buka mulut, makan, nengok kiri nengok kanan
sudah bisa,” kata Ismul.
Namun hingga saat ini David belum bisa mengenali
lingkungannya dan orang. Kemudian, dia menuturkan David juga masih
mengalami tremor di kaki. “Namun tingkat kesadaranya seperti mengenali
ayahnya itu masih belum, tapi apa memang penyembuhannya belum sempurna
belum maksimal, dia masih kayak ada semacam tremor di kaki,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan David belum sembuh secara
maksimal. Dia mengatakan David masih menggunakan alat terapi untuk
berdiri. “Kalau David sekarang kondisinya alhamdulillah dari pertama
masuk sampai sekarang progresnya sangat positif. Namun, kalau
dikatakan sembuh kan saya lihat di beberapa media sudah bisa berdiri
tegak itu sebenarnya belum karena masih dibantu memakai alat terapi.
Itu merupakan fisioterapi dari tim dokter karena David sudah sebulan
terbaring dari tempat tidur ototnya tidak digerakkan sehingga ada
penyusutan. Jadi harus ada fisioterapi, karena ada pemulihan otot,”
ujarnya. (tob).
