
Deli Serdang, hariandialog.co.id – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang di bawah kepemimpinan Bupati dr. H. Asri Ludin Tambunan telah menuntaskan normalisasi tahap pertama Sungai Cempaka sepanjang 2,3 kilometer di Desa Klambir V Kebun, Kecamatan Hamparan Perak. Pekerjaan itu merupakan bagian dari upaya pemkab menangani banjir di 20 desa di kecamatan tersebut.
Berdasarkan paparan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deli Serdang pada Senin (2/11/ 2026), pemkab menggunakan ekskavator bantuan Kota Medan untuk mengerjakan tahap pertama. Dalam paparan itu, dinas mencatat normalisasi tahap kedua sepanjang 3,8 kilometer masih menunggu dukungan alat berat.
Di Klambir V Kebun, sebagian drainase jalan belum tersambung ke saluran pembuang utama. Endapan menumpuk di sejumlah ruas, sementara bangunan di atas saluran menghambat aliran air. Selain menormalisasi Sungai Cempaka, pemkab melakukan pendekatan kepada pemilik bangunan untuk mengatasi hambatan tersebut.
Pekerjaan di desa lain sudah berlangsung sejak Februari 2026. Di Dusun I, Desa Lama, pemkab mengerahkan ekskavator untuk menormalisasi Sei Paluh Pandan sekaligus memperbaiki tanggul. Pekerjaan itu berlanjut hingga awal Maret. Pada Juni hingga Juli, pemkab menggunakan ekskavator amfibi berlengan panjang untuk menormalisasi Sungai Paluh Manan. Petugas juga membersihkan aliran Sei Awak hingga ke muara Sei Rimau di Desa Hamparan Perak pada Juli.
Rapat koordinasi penanggulangan banjir pada 26 Agustus 2026 mencatat 33 permohonan penanganan dari seluruh Kecamatan Hamparan Perak. Sebanyak 13 permohonan berkaitan dengan sungai, delapan dengan drainase, enam dengan pintu klep, dan enam lainnya dengan saluran pembuang.
Di Desa Klambir V Kampung dan Klumpang Kebun, persoalan yang dihadapi warga adalah luapan Sungai Belawan yang masuk ke permukiman. Untuk kedua desa itu, dinas merekomendasikan normalisasi sungai dan peninggian tanggul. Pemkab memasukkan penanganan Sungai Belawan dalam rencana tindak lanjut 2027.(hm)
