Jakarta, hariandialog.co.id.- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
mengalokasikan anggaran tambahan Rp4,3 triliun kepada PT PLN (Persero)
untuk menjalankan penugasan program listrik desa akhir tahun ini.
Menurut Bahlil, dana tersebut berasal dari tambahan anggaran sebesar
Rp6,28 triliun ke pagu Kementerian ESDM yang totalnya saat ini menjadi
Rp14,1 triliun sepanjang 2025. “Ada sekitar Rp4,350,95 yang itu
menjadi penugasan ke PLN untuk listrik desa dan penyambungan listrik
gratis itu. Untuk rakyat kita,” ujar Bahlil di Rapat Komisi XII DPR
RI, Selasa (11/11).
Bahlil menekankan meski tinggal dua bulan lagi tahun ini,
namun ia yakin PLN bisa menjalankan penugasan yang diberikan. Sebab,
infrastrukturnya memang sudah ada dan tinggal melanjutkan saja.
“Penugasan ini kita berikan kepada ke PLN, karena kami anggap bahwa
waktunya pendek, dan mereka yang mempunyai infrastruktur yang memang
ada untuk bisa melakukan ini,” jelasnya.
Secara keseluruhan, anggaran Kementerian ESDM di 2025 mencapai
Rp14,1 triliun setelah pada Agustus lalu cair tambahan anggaran
sebesar Rp6,28 triliun.
Berdasarkan data Kementerian ESDM, realisasi anggaran dari
pagu awal yang sebesar Rp6,98 triliun sudah mencapai 62,86 persen
hingga 10 November 2025.
Namun, apabila pagu dengan tambahan Rp6,2 triliun tersebut,
maka realisasi pagu APBN Kementerian ESDM baru mencapai 31,12 triliun,
tulis cnni. (abi-01)
