Jakarta, hariandialog.co.id.- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran
Sulaiman mengatakan penyaluran pupuk subsidi pada 2024 telah naik
100%. “Jadi ibu mengerti dengan saya, Bu, sudah naik 100% itu pupuk,
kalau pun harus saya pertaruhkan diri saya. Sudah naik, Bu, itu 28,
ya? Sudah ada suratnya ya, Pak Dirut? Ah, di sini kelirunya Pak Dirut,
sampaikan (ke) Ibu Saadiah. Bu, sudah naik 100% kami cek sampai Papua,
sudah sebagian sampai,” lanjutnya
Hal itu disampaikan Andi dalam rapat bersama Komisi IV DPR
di Senayan, Jakarta, Kamis (20-6-2024) kemarin.
Andi merespons tanggapan dari Anggota Komisi IV DPR Fraksi
PKS Saadiah Uluputty. “Soal kebijakan penyaluran pupuk bersubsidi dan
validasi data, Pak Menteri, kalau kita lihat kebijakan pupuk
bersubsidi. Alokasi pupuk bisa seringkali tidak tepat sasaran. Pupuk
bersubsidi dengan pupuk non subsidi ini, kadang-kadang petani
menyampaikan kami tidak harus pupuk bersubsidi,” ujar Saadiah tulis
dtc.
“Beda harga pupuk bersubsidi dengan pupuk non subsidi
memang jauh Pak. Kadang-kadang pupuk juga langka di masyarakat. Di
Indonesia timur juga tolong perhatikan,” imbuhnya.
Andi pun memberikan jawaban atas penyampaian Saadiah itu.
Dia menjelaskan kendala birokrasi di pemerintahan dalam mengatasi
pupuk. “Pupuk subsidi, Bu. Izinkan kami, bukan kami protes,” ujar
Andi. (nasya)
