
Indramayu.hariandialog.co.id.Monica Nur Vadia Aqli putri kedua dari seorang Wartawan Dialog Biro Indramayu Dadang Hermawan, SE.Kamis, 23 Oktober 2025, telah di Wisuda dan berhak menyandang gelar Sarjana Teknik dari Fakultas Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Jurusan Geofisika di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Dalam Sidang Terbuka Wisuda Pertama ITB Tahun Akademik 2025/2026 diadakan di Sasana Budaya Ganesha (SABUGA) ITB Jalan Tamansari Bandung.

Setelah diwisuda Monica berhak menerima atas Ijazah, Transkrip, dan SKPI (Surat keterangan Pendamping Ijazah).
Sidang Terbuka tersebut dipimpin langsung Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T.
Perjalanan panjang telah dilalui Monica dalam menempuh pendidikan di ITB. dan akhirnya terbayar dengan telah diwisuda bersama teman wisudawan dan wisudawati lainnya.
Prosesi wisuda kali ini dibagi dalam dua hari berdasarkan fakultas. Sesi 1, Kamis, 23 Oktober 2025: Total 982 wisudawan dari Sekolah Farmasi (SF), Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), dan Fakultas Teknologi Industri (FTI). Adapun Mahasiswa yang diwisuda Dari tingkat Sarjana (SI) , Magister (S2) dan Doktoral (S3).

Prosesi Wisuda merupakan wujud mahasiswa dan orang tua yang telah mendampingi dan mendukung perjalanan akademik anak-anaknya. ITB memberikan ruang bagi para orang tua untuk menyaksikan secara langsung hasil dari perjuangan panjang selama masa studi di ITB. Momen ini juga menjadi bentuk apresiasi ITB terhadap nilai kekeluargaan yang senantiasa mengiringi proses pendidikan.
Monica wisudawati ITB saat dimintai keterangan mengatakan, Alhamdulillah perjuangan menempuh pendidikan untuk mendapatkan gelar Sarjana Teknik dari FTTM ITB telah diraihnya, pastinya segala suka duka dalam mengikuti perkuliahan saya rasakan. Terkadang sampai dua hari tidak tidur apalagi kalau sudah menghadapi ujian. Namun karena kerja keras yang tidak mengenal menyerah bisa saya lalui. Jelas Monica.
Monica Menambahkan, saya berterima kasih kepada kedua orang tua saya yang sangat mendukung baik secara moril maupun materil, begitu juga kakak dan adik. Serta para dosen dan Almamater ITB yang banyak sekali membantu saya sehingga saya berhasil meraih Sarjana Teknik. “Kedepan Ilmu yang saya dapatkan bisa berguna bagi diri saya, keluarga, juga bagi nusa dan Bangsa.”tutupnya.(Dadang).
