Minahasa Utara, hariandialog.co.id.- Tim SAR gabungan mengevakuasi
571 orang korban kapal KM Barcelona V yang mengalami kecelakaan di
Perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Angka ini jauh melampaui data manifest yang tercatat hanya
280 penumpang dan 15 awak kapal yang artinya sesuai surat jalan dari
darat atau Pelabuhan pemberangkatan 295 orang. Namun, yang di
selamatkan seluruhnya 571 orang.
Berdasarkan laporan resmi dari Kantor Pencarian dan
Pertolongan Manado, dari 571 korban, 568 orang dinyatakan selamat,
sementara 3 orang meninggal dunia. Tidak ada korban luka berat maupun
hilang yang dilaporkan hingga pukul 07.00 WITA, Senin, 21 Juli 2025.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, George
Mercy Randang menyebut bahwa berdasarkan data manifest KM Barcelona
membawa 280 penumpang dan 15 anak buah kapal (ABK). Menurutnya tiga
dari total 280 penumpang KM Barcelona V tewas. “Berdasarkan data
sementara yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado,
terdapat 280 penumpang di dalam kapal, 3 orang dilaporkan meninggal
dunia. Sementara jumlah korban yang telah dievakuasi masih dalam
proses pendataan dan masih terdapat korban yang dalam proses pencarian
maupun penanganan medis,” ujar George Randang.
Berdasarkan manifest, hanya tercatat 295 orang di atas
kapal (280 penumpang dan 15 ABK). Namun fakta di lapangan menunjukkan
jumlah korban yang berhasil dievakuasi mencapai hampir dua kali lipat.
“Jadi ada kebohongan di jumlah muatan penumpang kapal itu,” ucap
Christine yang kecewa yang mendengar pernyataan sementara, padahal
ikut dalam kapal tersebut 4 orang keluarga., tulis okzn.
(dbs-abira-01)
