Grobogan, hariandialog.co.id – Tim Monitoring (Monev) kecamatan Klambu baru-baru ini terjun ke desa-desa selama + sepekan ini guna melihat langsung pembangunan di desa-desa yakni di 9 desa dengan menggunakan anggaran desa (APBN) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2023, serta persiapan penyaluran Tahap III serta evaluasi pelaksanaan DD Tahap I dan II.
Camat Klambu Rustamaji, S.STP, Msi ketika melihat langsung pembangunan fisik di desa Terkesi, Selasa (4/7) kepada Dialog mengatakan bahwa monev ini merupakan salah satu tugas dari tim kecamatan dalam rangka pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan desa agar sesuai regulasi (aturan) yang berlaku sehingga tidak menyimpang dari aturan tersebut, dimana dalam monev Camat didampingi Kasi PMD dan beberapa staf keamanan dan pendamping desa.
Lebih lanjut Camat menambahkan bahwa monev itu bersifat pembinaan, dimana agar pelaksanaan pembangunan di desa tidak mengalami kesalahan/penyimpangan yang bisa diproses secara hukum dan itu tidak kita inginkan. Maka monev harus sungguh-sungguh dan bila ada kekurangan (kesalahan) secepatnya untuk diperbaiki dan alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar.
Perlu diketahui pada bulan Juli 2023 ini ada 9 desa sudah dimonev, yakni masing-masing adalah sebagai berikut yaitu desa Klambu, desa Taruman, desa Penganten, desa Selojari, desa Kandangrejo, desa Terkesi, desa Menawan, desa Jenengan, dan desa Wandankemiri.
Sementara itu kades Terkesi Munirul Khakim, SE mengatakan bahwa sangat mendukung yang dilaksanakan oleh Tim Monitoring kecamatan Klambu ini, sebab dengan adanya monev ini kita bisa mengetahui segala kekurangan / kesalahan sehingga dengan secepatnya dapat diperbaiki dan dibenarkan sehingga ketika ada pemeriksaan baik dari Dispermasdes atau audit dari Inspektorat sudah clear semua tidak ada kekurangan. (Sul/Sub)
