
Jakarta, hariandialog.co.id – Sebanyak 350 pecatur dari dalam dan luar negri ikut ramaikan JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2026 yang diselenggarakan, 22-26 Mei di The Tavia Heritage Hotel Cempaka Putih, Jakarta.
Ratussn peserta dari dalam negeri dan 7 negara lainnya akan bersaing untuk meraih elo rating yang lebih tinggi di ajang ini. Tercatat 342 peserta asal Indonesia dari berbagai proviinsi, dan 8 peserta asing, yaitu
Australia (2 pecatur), Jepang (1), Jerman (1), Malaysia (1), Singapura (1), Uzbekistan (1), dan Italia (1) dipastikan akan bertarung dalam sembilan babak catur standar dengan Sistem Swiss untuk memperebutkan hadiah total Rp180 juta.
Ketua Panitia Pertandingan, Hendry Hendratno menyatakan. para pecatur akan bertarung dalam dua kategori. “Pecatur yang elo ratingnya di bawah 2.000 masuk dalam Kategori Challengger. Sementara mereka yang elo ratingnya 2.000 ke atas, bertarung untuk Kategori Open,” kata Hendry.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum PB Percasi, Pandapotan Sinaga berharap, para pecatur yang ikut ambil bagian pada turnamen ini, memanfaatkan semaksimal mungkin untuk menaikkan elo ratingnya.
“Dalam sebuah turnamen, pasti ada yang kalah dan menang. Namun Saya berharap para pecatur memanfaatkan turnamen ini untuk menaikkan ratingnya,” ujar Pandapotan.
Politisi PDIP ini juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT JAPFA Comfeed yang secara berkesinambungan terus membantu PB Percasi dengan menggelar berbagai turnamen dan membuat program-program terkait perkembangan catur di Tanah Air.
Sementara itu, Director Corporate Affairs PT JAPFA Comfeed Indonesia TBK, Rahmat Indrajaya mengatakan, Turnamen JAPFA FIDE RATED Chess Tournament 2026 merupakan yang kelima kalinya digelar.
Sejumlah pecatur papan atas Indonesia yang ikut ambil bagian pada turnamen kali ini antara lain, GM Susanto Megaranto, GM Novendra Priasmoro, IM Satria Duta, IM Aditya Bagus Arfan, dan Fabian Glen.
“Turnamen kali ini merupakan yang kelima kalinya diselenggarakan oleh JAPFA. Melalui turnamen ini, para pecatur tak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk menaikkan elo ratingnya,” tukas Rahmat Indrajaya yang akrab disapa Pak Dada itu .
Dijelaskannya, para pecatur dari berbagai negara, rela mengeluarkan banyak uang untuk menaikkan ratingnya melalui turnamen yang diselenggarakan di Indonesia.
Dia menambahkan, setiap tahunnya PT JAPFA Comfeed mencari bibit pecatur dari pelajar SD Negeri di berbagai pelosok Tanah Air.
“Mereka yang awalnya nol, akhirnya bisa menjadi yang terbaik di daerahnya,” tandas Dada.
Sedangkan Retno Artsanti Alif Vice President/Head of Social Investment & Corporate Communication PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. juga menambahkan, pada 2025, JAPFA menggembleng 15 ribu pelajar SD Negeri. Tahun ini jumlah pelajar yang kita didik bertambah menjad1 16 ribu. Tahun depan, jumlah pelajar yang kita bina, rencananya 17 ribu orang.
JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2026 dibuka resmi Setiana Djafar Sekretaris Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga yang mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI. Dalam sambutannya, Kemenpora memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PB Percasi dan PT Japfa yang konsisten menghadirkan kejuaraan catur berkualitas.
“Japfa FIDE Rated merupakan ajang strategis untuk menaikkan Elo Rating pecatur Indonesia agar mereka dapat masuk ke peta elit catur dunia,” ujar Setiana Djafar menyampaikan pesan Menpora RI. (zal)
