Bandung Barat, hariandialog.co.id – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan adalah inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperbaiki dan membangun sarana serta prasarana esensial di satuan Pendidikan.

Tujuannya adalah menciptakan lingkungan belajar yang lebih berkualitas, aman, dan nyaman bagi peserta didik, sehingga mendukung proses pembelajaran yang efektif dan membantu mewujudkan Pendidikan bermutu untuk semua.
Perbaikan dan pembangunan fasilitas Sekolah dengan anggaran Negara yang dikelola melalui skema Swakelola oleh Sekolah itu sendiri. Program ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), dengan dana yang disalurkan langsung ke rekening Sekolah dan dikelola secara transparan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) bersama Masyarakat.(21/9/2025).

“Kepala Sekolah SMP PGRI Cipatat.
Rosyana. saat di temui di lolasi Sekolah menuturkan ‘sukur Allhamdullilah’di Tahun 2025 sekarang ini dapat Program Revitalisasi dari Kementrian Kemendikdasmen ,anggaran APBN untuk Rehab 4 kelas, Laboratorium, Perpustakaan dan Ruang Administrasi tetapi tidak termasuk MCK, Saya selaku Kepala Sekolah SMP 231 Cipatat Satuan Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jawa Barat. Mengucapkan terimakasih kepada Satuan Dinas Pendidikan, kepada Pak Presiden Prabowo Subianto yang sudah menyalurkan Program bantuan ini.”Ujarnya.
” Ia berharap mudah-mudahan ini menjadi motivasi untuk Masyarakat, Orang Tua Siswa kedepannya untuk memasukan Anak-anaknya ke SMP PGRI 231 Cipatat,” Imbuhnya.
Saat ditanya ungulan prestasi Sekolah.?
Bidang prestasi di Sekolah kami Olahraga, untuk sarana prasana sudah terpenuhi adanya batuan Revitalisasi dari Pemeritah”Pungkas Suryana.

Dikesempatan yg sama” Kusnadi sebagai Pelaksana rehab/pembangunan SMP PGRI 231 Cipatat. Harapannya ada kemajuan dari segala sesuatunya karena saya sebagai pelaksana disini memang asli sebagai putra Daerah disini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia(SDM) di bidang Pendidikan.
“Karena bukan hanya SMP PGRI saja, fasilitas yg ada di lingkungan kami ini dari mulai SMP Negeri, Sekolah Taruna Harapan dan Sekolah Dasar ( SD) ,karena kebetulan di wiliyah Desa Ciptaharja ini memang hampir sebagian besar di Kecamatan cipatat terdiri banyak bangunan sekolah dari SD, SMP, SMA. harapannya untuk meningkatkan kualitas di lingkungan kami supaya lebih meningkat sumber daya manusianya,”Ucapnya.
“Ketika sumber daya sudah terbentuk meningkat insya Allah Sarana prasana sudah menunjang kami disini sebagai pelaksana pembanunan SMP PGRI 231 Cipatat.berupaya semaksimal mungkin untuk pelaksanaan yang baik untuk fasilitas yang ada disini bukan semata-mata mencari materi untuk keperluan keluarga kami tapi intinya gimana caranya bermanfaat dan berdaya bagi warga setempat dan kedepan mudah-mudahan itu semua di berkahi,” Tambahnya.
Untuk pekerja secara garis besar memberdayakan orang-orang lingkungan paling ada 1 atau 2 orang di luar desa, target 90 hari kalender. Saya sangat merasa memliki dan dengan pengalaman saya keseharian nya di bidang Kontruksi, mudah-mudahan bisa bermanfaat bisa terlaksana sesuai dengan apa yang di harapkan karena untuk ini sendiri kami bukan hanya mencari rezeki tapi berat beban di kami juga untuk pertanggungjawabannya salah satu Program yang betul betul harus di laksanakan sesuai juklak juknis,Rancangan Anggaran Biayaya (RAB) yang sudah dirancang untuk untuk Program Revitalisasi,karna kami sebagai pelaksan harian”Pungkasnya. (Nagon)
