
Jakarta, hariandialog.co.id.- Warga yang bertempat tinggal dan
berusaha di seputar Jalan Ragunan No.23-A, tepatnya di sekitar jalan
dan Seberang Gedung PN Jakarta Selatan Kelas I-A, Khusus protes kepada
pihak petugas keamanan.
Protes pertama datang dari pelayan Alfa mart yang berada
di Seberang Gedung PN Jakarta Selatan sementara 2 tahun itu. Pasalnya,
pengunjung pengadilan memarkirkan kendaraannya tepat di depan
Alfamart. “Tolong, minta agar kendaraan yang nomor polisinya di kertas
ini diumumkan agar dipindahkan ke tempat lain. Calon pembeli ke toko
kami terhalang. Tidak usah mobil untuk belanja, motor saja susah masuk
karena ditutupi oleh kendaraan,” kata Wanita berpakaian seragam
Alfamart kepada petugas keamanan di Pos Scurity.
“Kami kecewa dan keberatan. Kantor pemerintah tidak ada
fasilitas parkirnya. Jadi kalau mau cari tempat Gedung kantor agar
diperhatikan ruang parkir. Terus terang kami dirugikan dengan
kehadiran PN Jakarta Selatan di daerah kami. Parkir habis semua di
pergunakan. Maaf kami sesuai arahan Pemda DKI tidak menempatkan
petugas parkir dan sekarang ini lah akibatnya. Kalau ada petugas
parkir sudah pasti di suruh pindah,” kata si Wanita.
Petugas security Gedung PN Jakarta Selatan sementara dua
tahun itu hanya terdiam mendaptkan protes pelayan Alfamart. “Kita
bagaimana mengumumkan pemilik kenderaan ini. Kan belum terpasang
pengeras suara. Jadi kita terima saja protes pihak Alfamart,” kata
security Gedung PN Jakarta Selatan.
Memang, bukan hanya pihak Alfamart yang protes warga di sepanjang
jalan disekitar Gedung PN Jakarta Selatan juga protes. Keluar masuk
kendaraan para warga juga terhalang tidak bisa bebas seperti sebelum
ada Gedung PN Jakarta Selatan, sementara. “Kami disusahkan dengan
kehadiran PN Jakarta Selatan di gedung warna coklat itu. Coba kalau
ada keluarga yang sakit sudah pasti bisa meninggal karena mobil yang
akan membawanya ke Rumah Sakit terhadalang oleh kendaraan pengungjung
Pengadilan. (tob).
