Jakarta, hariandialog.co.id.– Bahdar Saleh, kakak kandung Gazalba
Saleh, hadir di sidang tindak pidana pencucian uang atau TPPU yang
menjerat hakim agung nonaktif itu di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi
(Tipikor) Jakarta, hari ini. Namun, dia enggan menjadi saksi dan hanya
bersedia memberikan keterangan tanpa disumpah.
Dalam kesempatan itu, Jaksa Penuntut Umum Komisi
Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) menanyakan tentang status nikah siri
antara Gazalba dengan Wakil Direktur (Wadir) Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Pasar Minggu, Fify Mulyani kepada Bahdar. “Apakah saudara
mengenal saudara Fify Mulyani?” tanya Jaksa Wawan Yunarwanto di
Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat, pada Senin, 12 Agustus 2024.
Bahdar pun menjawab mengenal Fify dan pernah bertemu di
rumah sakit. Namun, dia tidak menyebut rumah sakit yang dimaksud.
Jaksa pun kembali melemparkan pertanyaan mengenai hubungan
Gazalba dengan Fify kepada Bahdar. “Menikah siri?” tanya Wawan lagi.
Namun, Bahdar hanya menjawab tidak tahu-menahu hubungan Gazalba dan
Fify.
Berdasarkan pengamatan Tempo di lokasi, Jaksa maupun Hakim
Ketua Fahzal Hendri terlihat kesal dengan jawaban Bahdar yang selalu
mengatakan tidak tahu dan lupa setiap kali diberi pertanyaan.
Beberapa kali, Jaksa maupun Hakim berkomentar, “Saudara ini
tidak tahu semua saja jawabannya” tulis tempo.
Pada sidang sebelumnya, Fify Mulyani mengaku berteman dekat
dengan Gazalba. Dia mengatakan memiliki panggilan khusus untuk
Gazalba, yaitu Abi atau A, sedangkan Gazalba memanggil Fify dengan
sebutan Pipi atau B. “Iya ada (panggilan khusus), kadang saya panggil
Abi. Kadang saya panggil Al, jadi semacam panggilan di grup kami untuk
dia (Gazalba Saleh),” kata Fifi dalam sidang pada Kamis lalu, 8
Agustus 2024.
Dalam kesaksiannya, Fify menyebut intens berkomunikasi
bahkan berkunjung ke Apartemen Sekretariat Negara Republik Indonesia
di Kemayoran yang merupakan tempat tinggal Gazalba Saleh bersama
keluarga. (han-01)
