Jakarta, hariandialog.co.id.- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM
RI) menarik 13 produk kosmetik pria dari peredaran setelah ditemukan
memuat klaim yang tidak sesuai aturan, bernuansa vulgar, dan
menyesatkan masyarakat.
Produk-produk tersebut dipromosikan seolah mampu memperbaiki
fungsi organ vital pria, mulai dari meningkatkan kualitas sperma,
mengatasi impotensi, menjaga stamina saat berhubungan seksual, hingga
memperbesar pembuluh cavernous.
Padahal, secara definisi, kosmetik tidak boleh diklaim mampu
memberikan efek pengobatan maupun meningkatkan fungsi fisiologis
tubuh.
BPOM menegaskan bahwa penggunaan klaim bernuansa medis dan
melanggar norma kesusilaan bertentangan dengan Peraturan BPOM Nomor 18
Tahun 2024 mengenai Penandaan, Promosi, dan Iklan Kosmetik. “Masih ada
pelaku usaha yang memanfaatkan ruang digital secara tidak bertanggung
jawab dengan memasarkan produk secara agresif dan vulgar. Ini
merupakan pelanggaran serius yang dapat membahayakan dan merugikan
masyarakat,” ujar Kepala BPOM RI Taruna Ikrar, Kamis, 12-02-2026,
mengutip Detik.
Berikut daftar lengkap produk yang ditarik beserta keterangan izin edarnya:
1. GENTLETALITY Men Intimate Gel Fresh
2. GENTLETALITY Energy Oil Men Skin
3. GENTLETALITY Men Intimate Gel Brightening Wash
4. VERBAGEL TANTRA Intimate Gel For Men
5. VERBAGEL TANTRA Intimate Gold Gel For Men
6. VERBA Arvos Herba Oil
7. KERIS FOR MAN – Hygiene For Man
8. DOHWA KING – Hygiene For Men
9. HEKTOR FILL SPRAY – Hygiene For Men
10. QUWLESS Liquide – Hygiene For Man
11. HANZA Minyak Bulus Massage Oil
12. DER BEAULE ILLUMINER LA MAGIE Men’s Refreshing, Great Optimized
for Enhancement Daily Hygiene Essentials
13. VITGO Hygiene Intimate For Men (Gel)
BPOM mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam memilih
produk perawatan, terutama yang menawarkan klaim berlebihan atau
menjanjikan manfaat medis. Produk kosmetik semestinya hanya digunakan
untuk membersihkan, mempercantik, atau merawat tubuh, bukan mengobati
penyakit maupun meningkatkan fungsi organ vital, tulis cnni.
(abian-01)
