
Bandung Barat hariandialog co.id
id – H. Asep Ilyas, Calon Bupati Kabupaten Bandung Barat ( KBB), menyatakan bahwa Agama dan Kebudayaan memiliki keterkaitan yang sangat erat dalam membentuk kearifan lokal masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai Agama tidak hanya menjadi pedoman Spiritual, tetapi juga mempengaruhi tatanan sosial dan budaya di masyarakat.
“Agama adalah fondasi moral yang kuat, sementara Kebudayaan merupakan cerminan dari nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan antara agama dan kebudayaan ini menciptakan harmoni dan identitas yang kuat bagi masyarakat,” ujar H. Asep Ilyas dalam sebuah pertemuan dengan tokoh masyarakat di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (22/8/2024).
H. Asep Ilyas menekankan pentingnya menjaga integrasi antara Agama dan kebudayaan sebagai bagian dari upaya melestarikan kearifan lokal ‘ujarnya.
“Kearifan lokal inilah yang menjadi kekuatan kita dalam menghadapi tantangan globalisasi tanpa kehilangan jati diri. Jika agama dan kebudayaan terus kita pelihara, kita akan mampu membangun masyarakat yang kuat, berakar pada tradisi namun tetap terbuka terhadap perubahan,” tambahnya.
Pernyataan H. Asep Ilyas ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk tokoh adat dan pemuka agama setempat, yang melihat bahwa sinergi antara agama dan kebudayaan dapat menjadi landasan kuat bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkarakter.
Sebagai calon pemimpin, H. Asep Ilyas berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berbasis pada pelestarian kearifan lokal sekaligus mendorong inovasi dan kemajuan di Kabupaten Bandung Barat.
“Bandung Barat memiliki potensi yang luar biasa, baik dari sisi sumber daya manusia maupun kekayaan budaya. Kita harus menjaga keseimbangan ini untuk mewujudkan daerah yang harmonis, sejahtera, dan berdaya saing tinggi,” ucap. H.Asep Ilyas .( Nagon )
