Jakarta, hariandialog.co.id.- “Ini namanya ketimpangan sangat
menyolok di wilayah Jakarta Selatan antara satu kecamatan dengan
lainnya akan bangunan Sekolah Menengah Atas (SMA Negeri),” ungkap
beberapa orang tua siswa ketika usai mengambil rapot di SMA Swasta.
Menurut pria separuh baya, warga Pejaten Timur, Kecamatan
Pasar Minggu, Jakarta Selatan, cukup timpang antara kecamatan
tempatnya tinggal dengan Jagakarsa. “Coba Bapak lihat di geogle
tentang keberadaan SMA Negeri, tidak merata. Ketimpangan itu, di
Kecamatan Pasar Minggu hanya satu SMA N yaitu 28 di Jalan Margasatwa,
sementara di Jagakarsa ada empat sekolah,” terangnya.
Sementara itu, seorang Ibu Rumah Tangga, warga Kelurahan
Ragunan, Pasar Minggu, juga mengungkapkan kekecewaan kepada Pemda
Provinsi DKI Jakarta karena tidak menelisik keberadaan SMA N di tiap
kecamatan. “Coba di Kecamatan Kebayoran Baru ada lima sekolah SMA N.
lihat saja ada SMA N 6, 37, 46, 70 dan 82. Coba di wilayah kita Pasar
Minggu hanya satu,” katanya.
Seharusnya, Pemda DKI Jakarta dalam hal ini Dinas
Pendidikan sudah memeratakan keberadaan SMA Negeri. “Untuk wilayah
Pasar Minggu yang hanya satu SMA Negeri menjadi rebutan ribuan siswa
tamatan SLTP N. Belum lagi swasta. Sementara SMA Negeri hanya satu dan
itupun ada beberapa pihak yang di dahulukan seperti siswa yang orang
tuanya supir Jalingko, Transjakarta dan juga PPSU kelurahan. Mereka
ini didahulukan oleh Pemda DKI Jakarta,”jelasnya.
Padahal, dengan tidak meratanya SMA Negeri akan
menimbulkan banyak hal seperti pengeluaran transportasi, orang tua
was-was karena jauh dikawatirkan apa apa di jalanan mau pulang seperti
tawuran dan lain-lainnya. “Coba kita terpaksa memasukkan anak kita ke
sekolah swasta yang uang masuk puluhan juta ditambah uang sekolah
bulannya cukup memberatkan. Namun, apa boleh buat harus kita pikul
walau berat, tapi harus demi pendidikan anak,” ungkap Diah warga
Pejaten Barat.
Memang, bila dilihat di geogle tempat sekolah antara
kecamatan satu dengan lain yang ada sepuluh di Jakarta Selatan, sangat
timpang. Kecamatan Setia Budi ada 3 SMA Negeri, Kecamatan Tebet ada 2
SMA N, Kebayoran Lama ada 4 sekolah di Kecamatan Kabayoran Baru 4, di
Kecamatan Cilandak 2 sekolah, di Pesanggarahan 5 SMA Negeri dan di
Kecamatan Pancoran hanya satu yaitu SMA N 55, Mampang juga 1 yaitu SMA
N 60. (tob).
