
Deli Serdang, hariandialog.co.id – Kabupaten Deli Serdang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil menembus lima besar nasional dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026. Capaian tersebut mengantarkan Deli Serdang mengikuti Tahap II penilaian berupa wawancara dan verifikasi lapangan yang dilakukan tim dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas pada 6–7 Juli 2026. Tahapan ini menjadi penentu bagi Deli Serdang untuk melangkah ke tiga besar kabupaten terbaik di Indonesia dalam bidang pembangunan daerah.
Verifikasi nasional difokuskan pada program unggulan Demi Pemula Sepeda Bagus (Deli Serdang Mewujudkan Impian Pendidikan Murah dan Berkualitas, Sekolah Peduli Keluarga dan Anak Berkebutuhan Khusus). Tim penilai yang dipimpin Perencana Ahli Utama Kementerian PPN/Bappenas, Dr. Taufik Hanafi, bersama Dr. Himawan Hariyoga Joyokusumo dan Prof. Gabriel Lele, melakukan pendalaman terhadap kualitas perencanaan, implementasi program, serta dampaknya bagi masyarakat. Sementara itu, Prof. Benedictus Raksaka Mahi turut mengikuti proses verifikasi secara daring.
Dalam paparannya, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menjelaskan bahwa program tersebut lahir sebagai solusi atas masih banyaknya anak berkebutuhan khusus yang belum memperoleh layanan pendidikan. Melalui kolaborasi pemerintah daerah, PKBM, fasilitas kesehatan, pemerintah desa, dan TP PKK, jumlah anak yang belum terlayani berhasil ditekan dari 718 menjadi 101 orang. Selain itu, sebanyak 617 anak kini telah memperoleh layanan pendidikan dan pendampingan di 23 lembaga yang tersebar di 18 kecamatan, disertai peningkatan signifikan tingkat kemandirian para penerima manfaat.
Keberhasilan program tersebut turut memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain menghadirkan layanan pendidikan, kesehatan, dan terapi secara gratis, program juga meningkatkan keterampilan orang tua dalam mendampingi anak hingga membuka peluang kerja yang berkontribusi terhadap penurunan angka pengangguran dan kemiskinan. Program ini bahkan telah direplikasi di sejumlah daerah serta mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan pengembangan melalui kemitraan dunia usaha serta program CSR.
Dalam sesi dialog, tim penilai juga mendalami berbagai indikator makro pembangunan Kabupaten Deli Serdang. Pemerintah daerah memaparkan keberhasilan menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka dari 9,13 persen pada 2021 menjadi 7,69 persen pada 2025, sementara angka kemiskinan turun menjadi 3,11 persen atau jauh di bawah rata-rata Provinsi Sumatera Utara maupun nasional. Di sisi lain, kualitas sumber daya manusia terus meningkat dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 78,29, didukung pertumbuhan ekonomi sebesar 4,55 persen dan kontribusi PDRB terbesar kedua di Sumatera Utara.
Tim Penilai Nasional memberikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang dipresentasikan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Dr. Taufik Hanafi menilai program unggulan tersebut memiliki potensi untuk diikutsertakan pada SDGs Awards Bappenas karena dinilai inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia juga mengapresiasi keterbukaan pemerintah daerah selama proses verifikasi serta kolaborasi seluruh perangkat daerah dan TP PKK. Hasil verifikasi ini diharapkan menjadi langkah penting bagi Deli Serdang untuk mewujudkan target masuk tiga besar nasional dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2026.(HM)
