Jakarta, hariandialog.co.id.- Ketua Komisi Yudisial (KY), Mukti Fajar
Nur Dewata menyatakan telah menerima 2.925 laporan masyarakat
sepanjang 2022. Hal tersebut disampaikan Mukti Fajar dalam
penyampaian laporan tahunan KY tahun 2022 yang disiarkan secara
daring, Senin (13-03-2023).
Mukti menambahkan, 2.925 terdiri dari 1.662 laporan
masyarakat baik yang disampaikan langsung ke KY melalui kantor
penghubung atau melalui pos website dan informasi. Selain itu, 1.263
laporan lainnya merupakan surat tembusan.
Ribuan laporan tersebut banyak didominasi jenis laporan
perkara pidana dan perdata. Di mana, sekitar 428 laporan pidana dan
853 laporan perdata. “Sedangkan dari wilayah provinsi, ada tiga
provinsi tertinggi yang menyampaikan laporan kepada Komisi Yudisial
yaitu DKI Jakarta Jawa Timur dan Sumatera Utara,” ujarnya tulis okzn.
Selain itu, KY juga turut melakukan kegiatan pemantauan
persidangan. Pada 2022, KY telah menerima surat permohonan bantuan
persidangan sebanyak 573 kasus yang terbagi menjadi dua bagian utama
yakni berdasarkan permohonan masyarakat sebanyak 458 permohonan dan
berdasarkan inisiatif KY 151 permohonan. “Termasuk di antaranya adalah
kasus-kasus yang menjadi perhatian publik,” ujarnya. (redak01).
