Jakarta, hariandialog.co.id. Pemerintah melalui Menteri
Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani melaporkan bahwa telah menyiapkan dana
sebesar Rp745,2 miliar yang akan digunakan untuk membayar biaya kuliah
310.508 mahasiswa di seluruh Indonesia.
“Dana ini dikeluarkan pemerintah sebagai bantuan kepada
mahasiswa sekaligus untuk memastikan tidak ada mahasiswa yang DO
(dropout) akibat ketiadaan biaya,” ujarnya dalam konferensi pers
virtual bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim,
Rabu, 4 Agustus.
Menurut Menkeu, bantuan pendidikan tersebut akan
menyasar mahasiswa dengan tingkat semester 3, semester 5, dan semester
7. “Bantuan ini hanya sekali di semester ganjil ini,” tuturnya.
Lebih lanjut, bendahara negara tersebut juga menjelaskan
bahwa dari total 310.508 mahasiswa yang dibidik ini merupakan cerminan
74 persen dari seluruh mahasiswa aktif yang terdaftar di Kemendikbud.
“Nantinya mahasiswa yang telah terverifikasi bisa mendapat bantuan
Rp2,4 juta per orang,” tegasnya.
Sementara untuk mekanisme pembayaran, pemerintah akan
langsung mentransfer ke rekening perguruan tinggi yang bersangkutan
apabila validasi data telah rampung dikerjakan. “Anggaran ini masuk
dalam kebijakan perlindungan sosial untuk membantu masyarakat,
khususnya pada kondisi miskin dan rentan,” tutup Menkeu Sri Mulyani.
(okzn/hras).
