Jakarta, hariandialog.co.id.- – Viral di media sosial seorang wanita
berinisial JES menangis saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas Bea
Cukai di Bandara Soekarno-Hatta usai membawa kartu Pokémon dari luar
negeri.
Pihak Bea Cukai memberikan penjelasan.
Dari narasi yang viral, wanita JES baru mendarat dari China. Dia
merasa pemeriksaan barang bawaan yang dilakukan terlalu lama.
Bea Cukai kemudian memberikan penjelasan resmi terkait
kronologi pemeriksaan tersebut. Pemeriksaan dilakukan terhadap bagasi
milik JES setelah petugas mendapati indikasi dari hasil citra X-Ray
yang menunjukkan adanya kartu Pokémon dalam jumlah banyak di dalam
koper penumpang.
Dalam penjelasannya, Bea Cukai juga menguraikan alasan
pemeriksaan mendalam dilakukan hingga hasil akhir verifikasi terhadap
barang bawaan penumpang.
Berikut poin-poin penjelasan Bea Cukai terkait heboh
pemeriksaan kartu Pokémon di Bandara Soetta.
Pemeriksaan Mengacu PMK 34/2025
Bea Cukai menjelaskan pemeriksaan dilakukan berdasarkan Peraturan
Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2025 tentang Ketentuan Ekspor
dan Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana
Pengangkut.
Dalam aturan tersebut, setiap barang impor yang dibawa
penumpang wajib diberitahukan kepada petugas Bea dan Cukai untuk
dilakukan pemenuhan kewajiban pabean. “Berdasarkan Peraturan Menteri
Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2025 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor
Barang yang Dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut, setiap
barang impor yang dibawa oleh penumpang wajib diberitahukan kepada
petugas Bea dan Cukai untuk dilakukan pemenuhan kewajiban pabean,”
tulis Bea Cukai, tulis dtc. (aman-01)
