Jakarta, hariandialog.co.id.- – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
(KSEI), menyebutkan dalam publikasinya pada data terbaru terkait
kepemilikan saham emiten dengan porsi di atas 1%.
Dari laporan tersebut, terlihat pula sejumlah saham yang
menjadi portofolio investasi BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek.
Publikasi data itu dilakukan sebagai tindak lanjut aturan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai keterbukaan informasi kepemilikan
saham perusahaan tercatat kepada masyarakat. Informasi yang
disampaikan mencakup data investor dengan kepemilikan saham di atas 1%
yang tercatat di KSEI hingga 27 Februari 2026.
Sementara itu, hingga Desember 2025, BPJamsostek membukukan
penerimaan iuran sebesar Rp113,5 triliun atau tumbuh 8% secara
tahunan. Pada periode yang sama, pembayaran manfaat klaim mencapai
Rp68,24 triliun, meningkat 19,4% dibanding tahun sebelumnya. Untuk
2026, lembaga tersebut memproyeksikan penerimaan iuran mencapai Rp118
triliun, sedangkan pembayaran klaim diperkirakan naik menjadi Rp78,4
triliun.
Dalam laporan KSEI, tercatat DJS Ketenagakerjaan Program
Jaminan Hari Tua dan DJS Ketenagakerjaan Program Jaminan Pensiun
menggenggam sejumlah saham. Lantas, apa saja saham-saham investasi
BPJamsostek? Mengutip laporan KSEI berikut daftarnya.
1. PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI)
2. PT Astra International Tbk. (ASII)
3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI)
4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)
5. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN)
6. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI)
7. PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE)
8. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN)
9. PT Ciputra Development Tbk. (CTRA)
10. PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA)
11. PT Harum Energy Tbk. (HRUM)
12. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP)
13. PT Vale Indonesia Tbk. (INCO)
14. PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF)
15. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP)
16. PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG)
17. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR)
18. PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF)
19. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP)
20. PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI)
21. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA)
22. PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC)
23. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS)
24. PT Bukit Asam Tbk. (PTBA)
25. PT PP (Persero) Tbk. (PTPP)
26. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR)
27. PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA)
28. PT TIMAH Tbk. (TINS)
29. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM)
30. PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR)
31. PT United Tractors Tbk. (UNTR)
32. PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)
33. PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT)
34. PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON), sumber cnbc. (pitta-01)
