Jakarta, hariandialog.co.id.- Kasus penganiayaan hingga mengakibatkan
wanita bernama Dini Sera Afrianti meninggal dunia menjadi sorotan
netizen. Terlebih, penganiayaan tersebut diketahui dilakukan oleh
kekasihnya sendiri, Gregorius Ronald Tannur.
Dini sendiri diketahui dinyatakan meninggal dunia pada
Kamis (5/10/2023) dan ditemukan di Blackhole KTV Surabaya. Kasus
penganiayaan hingga tewasnya Dini pun menjadi viral di media sosial.
Belakangan juga diketahui jika kekasih Dini, Gregorius
Ronald Tannurmerupakan anak dari anggota DPR RI. Video mengenai
penganiayaan yang dilakukan oleh Gregorius Ronald Tannur kepada
kekasihnya beredar luas di berbagai platform media sosial. Kini,
Gregorius Ronald Tannur diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka
kasus penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia oleh
Polrestabes Surabaya.
Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, berikut ini
beberapa fakta mengenai penganiayaan yang dilakukan Gregorius Ronald
Tannur anak anggota DPR RI hingga menewaskan Dini Sera Afrianti, Sabtu
(7/10/2023).
Dini Sera Afrianti (29) menjadi korban dugaan penganiayaan
hingga tewas yang dilakukan oleh anak anggota DPR RI fraksi PKB
Gregorius Ronald Tannur (31) di Surabaya, Jawa Timur. (TikTok)
Jenazah Dini pun diketahui dibawa ke RSUD dr Soetomo
Surabaya untuk menjalani autopsi. Tim Dokter Forensik RSUD dr Soetomo
Surabaya, Renni Sumulyo pun mengungkapkan hasil autopsi yang
dilakukan.
Ia mengungkapkan jika hasil pemeriksaan jenazah Dini Sera
Afrianti (29) terdapat luka memar di bagian kepala belakang, iga,
organ paru serta hati. Tak hanya itu saja, dalam
pemeriksaan organ
dalam, terdapat pula adanya resapan darah di otot bagian leher kanan
dan kiri. “Cukup banyak ya. Jadi kalau yang memar itu dari kepala
belakang, dada hingga kaki. Tapi yang paling fatal memang ada di
bagian kepala belakang sama dada,” ujarnya. (tob).
