Makassar, hariandialog,co.id. — Seorang imam masjid di Kota Palopo,
Sulawesi Selatan, Ahmad dikeroyok sejumlah orang setelah menegur
anak-anak yang tengah memainkan alat pengeras suara Masjid As Salam
Kecamatan Wara Timur.
Polisi menetapkan satu tersangka dalam kasus pengeroyokan ini.
“Iya benar, satu orang sudah diterbitkan surat perintah penetapan
tersangka inisial S,” kata Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki
kepada CNNIndonesia.com, Jumat, 8 Mei 2026
Kasus ini bermula ketika sejumlah anak-anak tengah memainkan
pengeras suara di dalam Masjid As Salam, pada Rabu (29/4). Imam masjid
kemudian menegur para bocah itu agar berhenti memainkan pengeras
suara. “Sebelum waktu Salat Ashar, anak anak bermain di dalam mesjid
dengan menggunakan pengeras suara. Kemudian imam datang untuk mau
laksanakan salat lalu menegur dan memanggil anak-anak tersebut dan
langsung memukul salah satu anak,” ungkapnya.
Setelah kejadian itu, kata Marsuki salah satu anak yang
dipukul oleh imam masjid kemudian melaporkan hal itu kepada orang tua.
Tak terima perbuatan sang imam, sejumlah orang datang ke masjid dan
mencari imam masjid. “Orang tua anak itu lalu datang ke masjid dan
melakukan pengeroyokan terhadap korban,” jelasnya.
Meski telah ada yang ditetapkan sebagai tersangka, namun kata
Marsuki penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengusut
pelaku lain pengeroyokan imam masjid tersebut. “Kami masih terus
melakukan pengembangan dan pendalaman terkait dugaan keterlibatan
pihak lain dalam kasus ini,” pungkasnya, tulis cnni. (udin-01)
