
Jakarta-hariandialog.co.id-15 Juli 2025 – Archipelago, grup manajemen hotel swasta terbesar di Asia Tenggara, terpilih sebagai Top Member The Code 2025. Penghargaan diberikan oleh The Code merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Archipelago yang konsisten menjaga keselamatan anak-anak di sektor pariwisata, melalui berbagai langkah nyata dan berkelanjutan.
The Code of Conduct for the Protection of Children from Sexual Exploitation in Travel and Tourism, lebih dikenal sebagai The Code, adalah program internasional diprakarsai ECPAT. Inisiatif ini bertujuan mendorong industri pariwisata agar lebih sadar dan bertanggung jawab dalam mencegah eksploitasi seksual terhadap anak.
“Pengakuan ini bukti nyata upaya berkelanjutan seluruh grup hotel kami yang menjunjung tinggi standar perlindungan anak. Dimana setiap properti kami tetap berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman dan ramah serta tetap waspada terhadap risiko perdagangan anak. Ini adalah tanggung jawab bersama yang kami emban serius, sebagai bagian dari misi kami lebih luas untuk melindungi dan menjaga anak-anak,” ujar John Flood, CEO Archipelago
Winston Hanes, Senior Vice President Operations Archipelago, menambahkan, Ia menegaskan, Archipelago ingin menyakinkan bahwa seluruh prosedur telah diimplementasikan oleh anggota tim dan mitra di seluruh properti Archipelago bentuk komitmen nyata Archipelago terhadap perlindungan anak,“ Kontribusi kami sangat penting dalam menciptakan ruang lebih aman untuk anak-anak dan tamu,.” Terang Winston Hanes.
Ia menyebut,Archipelago percaya pariwisata yang baik harus aman dan bertanggung jawab, terutama terhadap anak-anak. Untuk itu, berbagai upaya telah dilakukan secara nyata, seperti 1. Pelatihan untuk Seluruh Karyawan,Seluruh karyawan Archipelago menerima pelatihan khusus terkait pencegahan eksploitasi dan perdagangan anak, yang merujuk pada standar dari The Code. Pelatihan ini diberikan kepada karyawan baru bagian dari program orientasi, dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai sesi penyegaran agar pengetahuan dan kewaspadaan tetap terjaga.
- Penyampaian Informasi di Lingkungan Kerja Pesan tentang pentingnya perlindungan anak disampaikan secara rutin melalui poster dan materi edukasi di area staf. Nilai-nilai ini juga dimasukkan dalam panduan kerja internal agar selalu diingat oleh seluruh tim.
- Aturan Ketat untuk Mitra dan Pemasok,Archipelago memastikan bahwa semua mitra dan pemasok mematuhi prinsip yang sama. Semua kontrak kerja sama mencantumkan aturan jelas bahwa Archipelago tidak mentoleransi eksploitasi seksual terhadap anak, dalam bentuk apapun. Sebagai bagian dari komitmen ini, informasi terkait juga telah dipublikasikan secara terbuka melalui kanal resmi perusahaan, termasuk di website Archipelago.
- Kebijakan Internal dan Proses Penanganan Risiko,Archipelago secara aktif memantau dan mengelola risiko yang bisa membahayakan anak. Jika ada dugaan pelanggaran, perusahaan sudah punya prosedur jelas untuk menanganinya, sesuai dengan hukum di lokasi hotel maupun hukum negara asal.
Dengan terpilihnya Archipelago sebagai Top Member The Code tahun 2025, perusahaan tidak hanya memperoleh pengakuan atas dedikasinya, juga memperkuat posisinya sebagai pelaku industri yang memprioritaskan aspek kemanusiaan dalam pertumbuhan bisnis.Archipelago percaya,pariwisata yang bertanggung jawab dimulai dari kesadaran dan aksi nyata di tingkat individu maupun organisasi. Penghargaan ini merupakan cerminan dari kerja keras semua elemen dalam perusahaan,dari pusat hingga staf hotel seluruh jaringan. ( NL )
