Pontianak, hariandialog.co.id.- Pengprov Perbakin Kalimantan Barat
mengadakan kejuaraan menembak di lapangan “RAHMAT” Makodam
XII/Tanjungpura. Kejuaraan menembak ini diikuti oleh TNI/Polri,
Club-Club menembak dan Sipil yang ada di 12 kabupaten/kota se
Kalimantan Barat.
Menurut Dr. Masyhudi selaku ketua Perbakin Kalbar di Kelas
TNI/Polri diikuti oleh 50 peserta anggota TNI/Polri dari berbagai
kesatuan, dan Kelas Sipil diikuti oleh 50 Peserta. Untuk PCP Tripose
diikuti oleh 60 Peserta. Pada kejuaraan ini tetap melaksanakan
protokoler kesehatan dengan menerapkan 5M. Memakai masker, Sering
mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan
Mengurangi mobilitas.
Acara lomba menembak sangat menarik, karena atlit
dituntut memiliki konsentrasi tinggi, menunjukkan kemampuan menembak
mengenai sasaran. Lomba menembak ini tidak hanya mencari dan menjaring
atlit menembak saja, melainkan dalam rangka pengenalan kepada para
pegiat menembak tentang bagaimana bisa menjadi seorang penembak baik
dan mampu menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain yang ada
disekitarnya “Saya berharap para atlit menembak mengutamakan
keselamatan, keamanan dan jangan asal menembak,” kata Masyhudi yang
juta Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat itu dalam sambutannya
pada acara pembukaan, Sabtu, (28-08-2021).
Perlombaan menembak yang dilaksanakan ini merupakan ajang pembinaan
untuk mencari atlet baru yang andal bagi Kalimantan Barat untuk masa
masa mendatang. Para peserta dan pencinta olahraga menembak mungkin
belum terlalu banyak, tetapi diharapkan Perbakin dapat
mensosialisasikan kepada masyarakat tentang ijin kepemilikan senjata
api, penggunaan senjata api, dan pengamanan senjata api, pemilik
Senapan Angin dan juga tidak menembak burung atau hewan lainnya.
“Kalau mereka ingin memuaskan hobinya agar disalurkan dengan melakukan
latihan menembak secara disiplin, rutin, dan untuk menguji kemampuan
dengan mengikuti kejuaraan event-event seperti ini,” jelas sang Doktor
jebolan Universitas Padjajaran, Bandung itu. (rel/tob).
