Sigi, hariandialog.co.id.- — Bencana banjir dan tanah longsor
menerjang satu desa di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi
Tengah, mengakibatkan puluhan hektare sawah terendam serta memutuskan
jalan antar desa. “Banjir dan longsor terjadi di Desa Toro, Kecamatan
Kulawi akibat hujan deras,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sulteng,
Asbudianto, Senin, 25 Mei 2026.
Bencana tersebut terjadi pada Minggu, 24 Mei 2026, sekitar
pukul 17.40 WITA, bermula saat hujan dengan intensitas tinggi
mengguyur Kabupaten Sigi, mengakibatkan banjir dan longsor di Desa
Toro.
“Banjir terjadi akibat penyempitan aliran sungai sehingga memicu
luapan air yang merendam penggilingan padi dan area persawahan warga,”
ungkapnya.
Selain banjir, kata Asbudianto di Desa Toro juga diterjang
longsor pada saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
“Dilaporkan juga terjadi tanah longsor di wilayah desa yang sama
akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut,” jelasnya.
Akibat bencana tersebut, kata Asbudianto BPBD mencatat
terdapat sekitar 50 hektar sawah terendam banjir. “Yang terdampak ada
50 hektar sawah, penggilingan padi, kemudian jalan penghubung antar
desa terputus akibat tertutup material longsor,” katanya.
Sementara ini, kata Asbudianto pihak BPBD bersama pemerintah
setempat masih melakukan asesmen dan memantau seluruh kondisi warga
terdampak. “Tidak ada korban luka maupun jiwa. Sementara masih kita
data jumlah warga terdampak,” katanya. tulis cnni. (bian-01)
